Kamis , 29 Oktober 2020 - 20:15
Home / Tak Berkategori / 252 Ketua TP PKK Desa di OKU Selatan Belajar “Pemimpin Wanita Beretika”

252 Ketua TP PKK Desa di OKU Selatan Belajar “Pemimpin Wanita Beretika”

#Isyana : PKK Bukan Perempuan Kurang Kerjaan

VIRALSUMSEL.COM – Sebanyak 252 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Se Kabupaten OKU Selatan mengikuti pelatihan di Aula Pemkab OKU Selatan, (27-28/2/2020). Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKU Selatan Isyana Lonetasari Popo, mengatakan acara bertema “Dengan semangat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kita laksanakan pelatih pembekalan bagi ketua Tim Penggerak PKK Desa se Kabupaten OKU Selatan 2020” itu juga dihadiri seluruh Camat di Kabupaten OKU Selatan.

“Pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Sebagai ibu kepala desa harus mampu menunbuh kembangkan PKK Desa,” kata isteri Bupati Kabupaten OKU Selatan Popo Ali Martopo ini, dalam sambutan, Kamis (27/2/2020) pagi.

Isyana berharap para isteri kepala desa ini bisa mengambil manfaat besar dari pada pelatih tersebut. “Tujuan kita apa hadiri acara ini, niatkandulu. Jangan di sia-silakan,” sambung wanita berparas cantik ini.

Baca Juga :   Deru Sebut Penyerahan LKPD Bukan Ajang “Balapan"

Isyana kembali menyampaikan agar Ketua TP PKK Desa se-Kabupaten OKU Selatan untuk bisa menghilangkan image PKK sebagai perempuan kurang kerjaan. “Ini selalu saya sampaikan pas saya keliling. Berbanggalah yang hari ini hadir, tolong dihilangkan image PKK salah satu organisasi yang tidak bermanfaat. Perempuan kurang kerjaan, cuma duduk- duduk kumpul arisan, lomba, dan pertemuan rutin,” tutur dia.

Tapi menurut Isyana ada makna di belakangnya. PKK adalah satu organisasi yang kuat. PKK ada payung hukum sesuai peraturan Mendagri No 1 tahu 2013.

“Jadi saya sampaikan jangan sampai orang mengatakan PKK organisasi tidak ada manfaatnya. PKK salah satu organisms yang terjun ke sasaran pemberdayaan keluarga kesejahteraan. Ujung tombak saya ketua PKK Desa. Kalau PKK bergerak harus peka, mana masyarakat yang tidak sekolah, mana yang sakit. Harus mendengar apa yang diharapkan masyarakat,” terang dia.

Baca Juga :   Goa Bunker Peninggalan Belanda di Kabupaten Muba 

Pelatihan tersebut mengangkat persoalan Etika Kepemimpinan Wanita dan Manajemen dalam Berorgansasi.
Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Palembang, Muclisin putra daerah asal Desa Batu Belang 2 Kecamatan Muara Dua.

Sementara itu Bupati Kabupaten OKU Selatan Popo Ali Martopo diwakili Herman Azri Asisten III mengatakan Tim PKK sebagai motivator, fasilitator, perencana, sekaligus pembina teknis keluarga dan masyarakat.

“Makanya Ketua TP PKK Desa harus kerjamsa dengan unsur dinas terkait. Kader PKK harus ditingkatkan SDM-nya. Untuk meningkatkan perannya membantu mensejahterakan masyarakat,” ujar dia. (nto)

About Edi Triono

Avatar

Check Also

Ilustrasi salah seorang sedang menjalani tes swab COVID-19. FOTO :VIRALSUMSEL.COM

Bertambah 10 Kasus Positif COVID-19, 3 Kecamatan Zona Merah di Muba

SEKAYU – Kasus baru konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) masih terus bertambah. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *