Jumat , 30 Oktober 2020 - 12:17
Home / Sumsel / Boleh Nikah Dimusim Corona, Begini Syarat-Syaratnya

Boleh Nikah Dimusim Corona, Begini Syarat-Syaratnya

VIRALSUMSEL.COM – Pemerintah tidak melarang menikah di saat musim wabah covid-19 atau corona. Ya, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah mengizinkan prosesi akad nikah meski darurat corona.

Namun tidak seperti prosesi akad nikah pada umumnya. Ada beberapa hal atau persyaratan wajib dipenuhi.

Sebagaimana disampaikan Kemenag prosesi akad nikah diperbolehkan asal jumlah orang yang hadir di tidak lebih dari 10 orang dalam satu ruangan.

Kabar tersebut tertuang dalam dalam Surat Edaran Nomor: P-002/DJ.III/Hk.00.7/03/2020 tentang imbauan dan pelaksanaan protokol penanganan COVID-19 pada area publik di lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Islam Masyarakat yang dilansir detikcom, Jumat (20/3/2020).

Dalam proses akad nikah tidak dihadiri lebih dari 10 orang, baik yang di KUA ataupun di luar KUA. Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi akad nikah diharapkan menggunakan masker dan mencuci tangan terlebih dahulu.

Baca Juga :   Mawardi Yahya Inginkan Desa di Sumsel Jadi Desa Mandiri, Para Kades Harus Kreatif

Kemudian petugas, wali nikah, dan calon pengantin laki-laki harus menggunakan sarung tangan ketika ijab kabul.
Berikut bunyi protokol pencegahan penyebaran COVID-19 pada layanan akad nikah:

a. Pencegahan penyebaran COVID-19 pada pelayanan akad nikah di KUA:
1. Membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam satu ruangan tidak lebih dari 10 orang;
2. Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi harus telah membasuh tangan dengan sabun/ hand sanitizer dan menggunakan masker, dan’

3. Petugas, wali nikah dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul;

b. Pencegahan penyebaran COVID-19 pada pelayanan akad nikah di luar KUA:
1. Ruangan prosesi akad nikah di tempat terbuka atau di ruangan yang berventilasi sehat;
2. Membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam satu ruangan tidak lebih dari 10 orang;

Baca Juga :   Herman Deru Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk 10 Kabupaten Ini Antisipasi Karhutla 

3. Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi harus telah membasuh tangan dengan sabun/ hand sanitizer dan menggunakan masker, dan’

4. Petugas, wali nikah dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul;
Lebih lanjut, Kemenag juga meniadakan layanan administrasi yang berpotensi menjalin kontak dekat. Namun pelayanan administrasi dan pencatatan akad nikah tetap berjalan.

“Untuk sementara waktu meniadakan semua jenis pelayanan selain pelayanan administrasi dan pencatatan akad nikah di KUA, yang berpotensi menjalin kontak jarak dekat serta menciptakan kerumunan seperti: bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, konsultasi perkawinan, bimbingan klasikal dan sebagainya,” tulis surat edaran tersebut. (nto)

About Edi Triono

Avatar

Check Also

Gubernur Sumsel H Herman Deru. FOTO : VIRALSUMSEL.COM

Rembuk Bersama KTNA Sumsel, HD : Petani Bukan Profesi yang Tidak Terhormat

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Herman Deru cukup gigih memajukan dan mengembangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *