Kamis , 22 Oktober 2020 - 22:25
Home / Olahraga / Diam-diam PT LIB Punya Utang Rp3,6 M Pada Sriwijaya FC

Diam-diam PT LIB Punya Utang Rp3,6 M Pada Sriwijaya FC

VIRALSUMSEL.COM – Sriwijaya FC sudah punya tabungan untuk mengahadapi Liga 2 2020. Jumlahnya cukup besar Rp 3,6 M.

Jika tabungan tersebut bisa diambil, jumlah tersebut sudah tentu akan sangat meringankan beban Sriwijaya FC dalam mengarungi kompetisi kasta kedua dalam negeri ini. Apalagi sempat beredar kabar jika awal musim ini manajemen Sriwijaya FC sedang krisis finansial.

Namun sayang tabungan tersebut tidak mudah dicairkan. Betapa tidak dana tersebut ternyata masih tersimpan di kas PT Liga Indonesia Baru atau PT LIB selaku operator Liga.

Karena itu Manajemen Sriwijaya FC sangat berharap PT Liga Indonesia Baru (LIB) peka. Mereka segera melunasi utang yang masih nyantol di klub.

“Uang kami di PT LIB masih ada Rp3,6 miliar. Bagi klub, uang sebesar itu sangat berarti apalagi kami yang berada di Liga 2,” ungkap Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, Rabu (5/2/2020).

Baca Juga :   Garuda Perpanjang Rekor 28 Tahun Gagal Raih Emas SEA Games

Sebagaimana diketahui, PT LIB masih utang uang kontribusi Sriwijaya FC Rp3,6 miliar. Uang itu merupakan jatah yang seharusnya diterima Sriwijaya FC ketika masih berstatus sebagai klub Liga 1 musim 2018.

Sebab, uang itu merupakan subsidi untuk Sriwijaya FC dari PT LIB untuk program Elite Pro Academy dan subsidi sebagai kontestan Liga 1.
Manajemen Sriwijaya FC sudah berusaha menanyakan terus pembayaran uang tersebut.

Melalui surat tertanggal 13 Januari 2020 yang kemudian dibalas PT LIB pada 17 Januari. Isi balasan surat itu adalah PT LIB berjanji akan membayarkan hak Sriwijaya FC dengan menyesuaikan kondisi keuangan perusahaan.

“Kami sangat berharap ada kejelasan dari pembayaran utang ini. Di awal musim, klub membutuhkan banyak dana untuk persiapan. Kami berharap PT LIB memperhatikan ini,” ujarnya.

Baca Juga :   Haru, Hapit Ibrahim Tulis "Puisi" Perpisahan

Hendri berharap PT LIB tidak mengulur-ngulur waktu pembayaran. Sebab, klub jika memiliki utang juga dipermasalahkan pemain. Bahkan musim lalu Sriwijaya FC harus berurusan dengan pengadilan negeri karena telat bayar gaji pemain.

“Jadi saya kira semua harus fair. Jika klub telat bayar gaji pemain dipermasalahkan, saya kira PT LIB juga harus bisa menjadi contoh yang baik dalam penyelesaian masalah utang,” ucapnya. (nto)

About Edi Triono

Avatar

Check Also

Gubernur Sumsel H Herman Deru. FOTO : VIRALSUMSEL.COM

Herman Deru Minta KONI dan Perbakin Lahat Prioritaskan Atlet Daerah

*Gubernur Kukuhkan Pengurus KONI dan Perbakin Lahat VIRALSUMSEL.COM, LAHAT – Gubernur Sumsel H Herman Deru SH.MM yang …

2 comments

  1. Avatar

    Kalo cair tagihannya, harus melunasi hutang dulu, SFC juga bejibun hutangnya

  2. Avatar

    Mantab pak Hanif,smg doa dan harapan pmain mnjd kenyataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *