Gubernur Sumsel H Herman Deru saat The Opening Ceremony of Motor Trail Adventure Jelajah Alam Serasan Seandanan (JASS#9) di Guest House Bupati OKU Selatan, Sabtu (22/8/2020) pagi. FOTO : VIRALSUMSEL.COM
Gubernur Sumsel H Herman Deru saat The Opening Ceremony of Motor Trail Adventure Jelajah Alam Serasan Seandanan (JASS#9) di Guest House Bupati OKU Selatan, Sabtu (22/8/2020) pagi. FOTO : VIRALSUMSEL.COM

Kabar Gembira, Menunggak Pokok Pajak Lebih dari Setahun Cukup Bayar 1 Tahun

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG –  Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel). Ya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengeluarkan kebijakan terbaru. Yakni penghapusan pembayaran pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang menunggak lebih dari satu tahun.

Penghapusan pembayaran pokok Pajak Kendaraan Bermotor mulai berlaku 1 Oktober 2020. Selain mengeluarkan kebijakan penghapusan pembayaran pokok pajak, HD ,sapaan H Herman Deru, juga kembali memperpanjang program penghapusan PKB dan pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor hingga 31 Oktober 2020.

Menurut HD, perpanjangan program tersebut dan penghapusan pembayaran pajak bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus upaya memulihkan kembali ekonomi dampak wabah Covid-19.

Kebijakan ini sesuai dengan peraturan gubernur sumsel nomor 44 tahun 2020 tertanggal 30 September 2020 yakni perubahan atas peraturan gubernur nomor 30 tahun 2020 tentang penghapusan denda administrasi pajak kendaraan bermotor dan pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor.

Baca Juga :   Tiga Alasan Kas Hartadi Masih Setia Bersama Sriwijaya FC

Berdasarkan kebijakan gubernur ini apabila wajib pajak menunggak pajak kendaraan bermotor lebih dari satu tahun. Maka wajib pajak tersebut cukup membayar pokok kendaraan selama satu tahun ditambah pokok pajak kendaraan tahun berjalan.

“Jadi misalnya untuk wajib pajak yang menunggak 5 tahun PKB dihapuskan, dan mereka cukup bayar pokok pajak 1 tahun ditambah pokok pajak tahun berjalan,” jelas HD.

Bukan hanya memulihkan ekonomi saat pandemi, program ini digulirkan Gubernur Herman Deru untuk mengedukasi masyarakat agar tertib dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Dengan begitu diharapkan masyarakat tidak lagi menunggak membayar pajak.

Dalam program itu kata Herman Deru, pihaknya juga menghapus bea balik nama kendaraan bermotor II (BBNKB-II). Hal ini dilakukan guna meningkatkan pendapatan daerah dan menertibkan kendaraan bermotor asal luar Provinsi Sumsel.

Baca Juga :   Peduli Pendidikan di Tepian Sungai Musi, Amaliah Support Rumah Belajar Ceria

Dijelaskan Herman Deru, program pemutihan pajak yang sudah digelar mulai bulan Agustus dan September sudah melewati target yang ditetapkan. Ia berharap pada pemutihan di periode ketiga (bulan Oktober) benar-benar memutihkan pajak secara keseluruhan. (sep)

 

About Edi Triono

Avatar

Check Also

Panca Wijaya Akbar Mawardi dan Ardani Bupati dan Wakil Bupati OI dilantik Gubernur Sumsel H Herman Deru. FOTO : VIRALSUMSEL.COM

Pesan Pertama Gubernur Pada Enam Bupati dan Wakil Bupati yang Baru Dilantik, Camkan Itu!

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru resmi melantik enam dari 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *