Senin , 26 Oktober 2020 - 14:27
Home / Modus / Ngaku Iseng, Juru Parkir Penyebar Video Hoax Pasien Corona Terancam 10 Tahun Penjara
Polrestabes Palembang ungkap kasus penyebaran video hoax pasien corona. FOTO : VIRALSUMSEL.COM
Polrestabes Palembang ungkap kasus penyebaran video hoax pasien corona. FOTO : VIRALSUMSEL.COM

Ngaku Iseng, Juru Parkir Penyebar Video Hoax Pasien Corona Terancam 10 Tahun Penjara

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Seorang juru parkir di RS Hermina Palembang sedang berurusan dengan pihak berwajib. Itu karena dia telah menyebarkan video hoax.

Ya, juru parkir tersebut adalah Depriadi (33). Saat ini warga Jalan Ahmad Yani Lorong Fajar I Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring ini ditahan penyidik Unit Pidana Khusus Polrestabes Palembang, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saya hanya iseng dan minta maaf atas kesalahan saya. Saya minta ampun, saya takut dipenjara. Saya memang salah, tidak mencari tahu dulu kepastian video yang sudah saya rekam dan sebarkan.” aku Depriadi saat diwawancarai di Mapolrestabes Palembang, Senin (30/03/2020).

Sementara itu Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Reskrim, AKBP Nuryono dan Kanit Pidsus, Iptu Harry Dinar menjelaskan, telah menetapkan kepastian hukum terhadap salah satu pelaku penyebar vidio ‘hoax’ tentang pasien corona, yang dibawa dengan mobil ambulance di RS Hermina, Palembang. Kini tersangka sudah ditahan dan masih dalam pemeriksaan intensif penyidik.

Baca Juga :   Wanita Pengunjung Lapas Merah Mata Palembang Titipkan Sabu Dalam Odol

“Kita tetapkan sebagai tersangka. Beliau menyebarkan vidio yang tidak jelas kebenarannya. Atas dasar penyebaran vidio ‘hoax’ itu, kita jerat tersangka pasal 14 ayat (1) atau pasal 15 UU RI No 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Jo UU RI No 71 Tahun 1958, dengan ancaman penjara setinggi-tingginya 10 tahun,” ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji.

Dikatakan Anom, tersangka yang merekam menggunakan handphone Redmi Note 5A warna silver, terhadap seorang pasien yang sedang dibawa dua orang perawat laki-laki yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), akan dipindahkan ke dalam Mobil Ambulance milik RS Hermina Palembang. Tersangka sempat mengatakan kepada pengunjung rumah sakit, bahwa pasien yang dimasukan kedalam mobil ambulance tersebut merupakan pasien ‘Positif Corona’.

Baca Juga :   Longsor di OKU Selatan Telan Korban Jiwa

“Tersangka merekam vidio dengan durasi 2:03 menit, lalu mengeshare ke Group Whatshapp dengan Nama “Sahabat Nusapala” yang beranggotakan 20, tanpa memastikan terlebih dahulu kebenarannya ke pihak rumah sakit,” ujarnya.

Dipenghujung press release, Kapolrestabes Palembang, menghimbau kepada masyarakat kota Palembang, untuk tidak keluar rumah, jaga jarak, kesehatan dan olahraga.

“Ditengah ancaman virus corona ini, jika tidak terlalu penting, lebih baik di rumah saja,” jelasnya. (nto)

About Edi Triono

Avatar

Check Also

Seorang warga menunjukkan tempat ditemukannya bayi dengan ari-ari di Tempat Pembuangan Sampah. FOTO : VIRALSUMSEL.COM

Heboh, Warga Talang Buruk Temukan Bayi Laki-Laki Masih dengan Ari-Ari di Tempat Pembuangan Sampah Liar

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Heboh. Ya, warga Jalan Talang Buruk, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, temukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *