Home / Politik / PKB Sumsel Minta Pilkda Serentak Ditunda, Jika…
Ramlan Holdan dalam kegiatan Diskusi Publik bertemakan Efektiviras Pilkada Serentak di Tengah Pandemi yang diadakan di Om Ndut Cafe Palembang. FOTO : VIRALSUMSEL.COM
Ramlan Holdan dalam kegiatan Diskusi Publik bertemakan Efektiviras Pilkada Serentak di Tengah Pandemi yang diadakan di Om Ndut Cafe Palembang. FOTO : VIRALSUMSEL.COM

PKB Sumsel Minta Pilkda Serentak Ditunda, Jika…

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, masih terus menjadi polemic akibat pandemi COVID-19 yang belum juga usai. Bahkan kasus konfirmasi positif virus menular dari Wuhan, Tiongkok ini masih belum menurun di Indonesia.

Tokoh politik pun mulai menyerukan wacana agar pemunggutan suara yang semestinya dilaksanakan, 9 Desember 2020 nanti diundur demi keselematan jiwa dan kesehatan. Seperti yang ditegaskan oleh Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumsel, Ramlah Holdan. Menurutnya bahwa tahapan Pilkada Serentak 2020 dinilai dapat menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19.

“Akan banyak yang terjangkit corona, mulai dari tahapan, pencoblosan hingga hari penghitungan suara,” kata Ramlan Holdan dalam kegiatan Diskusi Publik bertemakan Efektiviras Pilkada Serentak di Tengah Pandemi yang diadakan di Om Ndut Cafe Palembang serentak dengan kegiatan HUT Media Online Pelita Sumsel ke-4, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga :   Senator Amaliah Bagi Sembako dan Nasi Kotak Selama Ramadhan

Lebih lanjut Ramlan Holdan mengatakan dari prespektif pertama dari kesehatan maka tahapan kampanye akan menjadi klaster baru penyebaran covid 19. Untuk itu, ini akan banyak yang terjangkit corona mulai dari tahapan, pencoblosan hingga hari penghitungan. “Maka dari itu akan banyak banyak yang memprediksi akan banyak yang terjangkit,” ujar Ramlan.

Masih kata Ramlan yang kedua dari perspektif agama karena banyak organisasi keagamaan hingga komnas HAM menyerukan pilkada serentak dimundurkan. Karena pilkada ini banyak masyarakat yang akan menjadi korban dari virus corona ini.

Dari perspektif dari demokrasi roda pemerintahan tetap berjalan di daerah meski pilkada ditunda, untuk itu presiden harus mengambil sikap terhadap pilkada serentak yang diprediksi akan menjadi klaster baru penyebaran covid 19

Baca Juga :   Golkar Hampir 100 Persen Usung Paslon Heri Amalindo-Soemarjono di Pilkada PALI

“Jika akhir Oktober jumlah pasien meningkat maka  presiden harus mengambil sikap untuk menunda pilkada demi menyelamatkan umat manusia. Karena Pilkada ditunda roda pemerintahan, pemerintah provinsi, pemkab dan pemkot akan tetap berjalan,” tutur Ramlan Holdan.

Hanya memberi tahu di Sumsel ada tujuh daerah gelar Pilkada 2020. Yaitu Kabupaten Ogan Ilir, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, PALI, Mura dan Muratara. (ion)

About Edi Triono

Avatar

Check Also

Fauzi H Amro Anggota DPR RI Fraksi Nasdem. FOTO : VIRALSUMSEL.COM

Fauzi Amro Berikan Penghargaan Sepeda Motor Kepada Tim Pemenangan yang Berprestasi

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim pemenangan Sahabat Fauzi Amro (Safa) yang berprestasi pada pemilihan pileg tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *