Sepasang Kekasih Ditodong di Atas Jembatan Ampera

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Anggota Jatanras Polda Sumsel memberikan tindakan tegas terhadap SS (42) pelaku penodongan terhadap korban sepasang kekasih diatas jembatan ampera beberapa waktu lalu. Kini SS ditembak kakinya lantaran berusaha kabur saat akan ditangkap Minggu (25/4/2021) malam.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan melalui Kanit I AKP Willy Oscar mengatakan tersangka SS merupakan DPO kasus penodongan terhadap sepasang kekasih diatas jembatan ampera beberapa waktu lalu.

Tersangka diringkus dikediamannya pada Minggu malam. Tersangka terpaksa diberikan satu tindakan tegas karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Tersangka bersama temannya yang masih buron melakukan penodong terhadap korban sepasang kekasih Nasir Indra Wijaya (25) dan Maryani (24) yang sedang duduk diatas jembatan Ampera.

Baca Juga :   Peduli Lingkungan, Enam Taruna Akpol Bersih-bersih di Tempat Ibadah

Lalu datang dua tersangka menghampiri korban. Langsung meminta uang kepada korban namun tidak dikasih. Marah tidak kasih tersangka lantas mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban karena takut korban pun memberikan dompet dan ponsel merek Xiomi kepada tersangka.

“Karena takut korban pun memeberikan dompet dan HP ke tersangka tidak hanya itu mereka menarik tas pacar korban serta merampas hpnya lalu pelaku kabur meninggalkan korba,” katanya, Senin ,(26/4/2021).

Kebetulan ketika kejadian anggota yang saat itu sedang melakukan patroli 3C lanjut Willy, mendengar ada teriakan mintak langsung lalu kami mendekatinya. Mendengar informasi dari korban kalau menjadi korban penodongan, anggota pun langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku belari ke arah 7 Ulu dan pelaku melompat ke sungai Musi.

Baca Juga :   Petani di Rawas Ulu Muratara Jual Sabu Pada Polisi

Dengan gerak cepat anggota kami langsung mendekati pelaku sedang berenang mendekati darata. Saat didekati oleh anggota justru melawan dengan menyerang menggunakan Sajam jenis pisau yang digunakan saat berkasi, ia harus diberikan tindakan tegas kemudia langsung di giring ke Mapolda Sumsel beserta barang buktinya.

“Saat dilakukan pengejaran oleh anggota pelaku ini sempat mencoba melawan dengan menyerang menggunakan senjata tajam dan mencoba kabur sehingga kami berikan tindakan tegas digiring ke Polda Sumsel dengan barang bukti hp tas dan Sajam,” ungkapnya.

Sementara pengakuan pelaku mengakui perbuatannya melakukan penodongan bersama temannya yang berhasil melarikan diri. Belum sempat menikmati hasilnya dirinya malah ketangkap Polisi. ” Belum sempat menikmati hasil saya justru di ciduk oleh polisi,” tandasnya. (kai)

About Edi Triono

Avatar

Check Also

Sembunyi di Bak Truk, Pelaku Jambret di IT II Babak Belur Dihajar Massa

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Nasib MR tidak seberuntung temannya A yang berhasil kabur dari sergapan warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *