Home / Sumsel / Tenangkan Peserta Aksi, Herman Deru : Buruh Sumsel Harus Hidup dengan Terhormat
Gubernur Sumsel H Herman Deru temui ribuan buruh dan mahasiswa unjuk rasa penolakan Undang-undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Sumsel, Kamis (15/10/2020). FOTO : VIRALSUMSEL.COM
Gubernur Sumsel H Herman Deru temui ribuan buruh dan mahasiswa unjuk rasa penolakan Undang-undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Sumsel, Kamis (15/10/2020). FOTO : VIRALSUMSEL.COM

Tenangkan Peserta Aksi, Herman Deru : Buruh Sumsel Harus Hidup dengan Terhormat

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Ribuan buruh dan mahasiswa kembali menggelar unjuk rasa penolakan Undang-undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Sumsel, Kamis (15/10/2020). Hal tersebut ternyata, menjadi perhatian serius Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru.

Tak heran meski usai melakukan kunjungan kerja Ground Breaking Pembangunan Tol Kayuagung-Palembang-Betung di Desa Mainan KM 25, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Banyuasin, Herman Deru langsung menemui para pengunjuk rasa yang tengah melakukan aksi solidaritas tersebut. Kehadiran Herman Deru di tengah-tengah peserta aksi setidaknya mampu memberikan secercah harapan yang menjadi tuntutan para peserta aksi.

Dihadapan ribuan pengunjuk rasa, Herman Deru menegaskan akan merekomendasikan tuntutan para peserta aksi solidaritas terkait poin-poin di UU Cipta Kerja yang dirasa harus dibahas ulang. “Saya terima aspirasinya, saya dukung aksi solidaritas yang sangat bersahabat ini. Dan saya akan rekomendasikan tuntutan ini ke pemerintah pusat,” kata HD.

Baca Juga :   Alumni Akpol 2007 Bhakti Satria Barbagi Sembako Pada Anak Yatim di Mura

Dia pun mengatakan, jika sebelumnya lalu telah mengeluarkan surat resmi yang telah ditandatangani poin-poin penolakan untuk diajukan ke pemerintah pusat. “Sudah saya tuangkan surat resmi yang bertandatangan. Bahkan para mahasiswa telah membawanya ke pusat terkait omnibus law tersebut,” sambung dia.

Menurutnya, beberapa hari ini dirinya bersama anggota DPRD Sumsel beserta Forkompimda sangat konsen membahas persoalan terkait UU Cipta Kerja tersebut. “Apa yang diminta rekan-rekan, silahkan dituangkan dan saya akan kirimkan atau bila perlu saya antar langsung ke Pemerintah pusat aspirasi buruh di Sumsel ini,” terangnya.

Termasuk juga pasal-pasal di UU Cipta Kerja yang dirasa dikhawatirkan oleh para buruh yang menggelar aksi solidaritas tersebut. “Pasal-pasal yang mengkhawatirkan mari kita buka bersama setelah kemarin ditetapkannya draft UU Cipta Kerja tersebut. Apa yang perlu diperbaiki yang berkenaan dengan ketenagakerjaan kita akan sarankan ke pemerintah pusat,” paparnya.

Baca Juga :   Update Covid-19 : Pasien Sembuh Jadi 10, Total 119 Kasus Positif Corona di Sumsel 70 Persen OTG

Hal itu, lanjutnya, merupakan bentuk dukungan dan perhatiannya kepada para buruh di Sumsel. “Saya sebagai Gubernur bersama DPRD dan Forkompinda tentu tidak ingin buruh di Sumsel ini hidupnya tidak layak. Ini bentuk dukungan kami kepada buruh. Buruh Sumsel harus hidup dengan terhormat,” tegasnya. (sep)

 

About Edi Triono

Avatar

Check Also

H Herman Deru Gubernur Sumsel. FOTO :VIRALSUMSEL.COM

Pemprov Sumsel Buka Lowongan 1.000 Petugas Penyuluh Lapangan, Ini Syaratnya

*Awal  November 2020 Pendaftaran Resmi Dibuka  VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Kabar baik bagi  masyarakat Provinsi Sumatera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *