Kamerun Tersingkir, Maroko Melaju ke Semifinal Piala Afrika 2025

RABAT, viralsumsel.com – Harapan Kamerun untuk melangkah lebih jauh di ajang Piala Afrika 2025 harus pupus. Tim berjuluk The Indomitable Lions dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan 0-2 dari Maroko pada laga perempat final yang digelar di Stade Prince Moulay Abdallah, Rabat, Sabtu (10/1/2026) dini hari WIB.

Pertandingan ini berlangsung di hadapan 64.178 penonton, hampir memenuhi kapasitas stadion yang mencapai 69.500 kursi. Maroko tampil efektif meski tidak mendominasi penguasaan bola, sementara Kamerun justru kesulitan memaksimalkan peluang meski lebih sering menguasai permainan.

Gol pembuka Maroko tercipta pada menit ke-26 melalui Brahim Diaz. Berawal dari situasi sepak pojok, Diaz berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang dan membawa Maroko unggul 1-0 hingga turun minum.

Baca Juga :  Kualifikasi Piala Dunia 2026: Drama Lima Gol Warnai Kemenangan Belanda atas Lithuania

Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Kamerun yang sejak awal mencoba bermain sabar lewat penguasaan bola.

Memasuki babak kedua, Kamerun meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini pertahanan Maroko membuat setiap peluang mampu diredam dengan baik.

Tim asuhan Regragui justru tampil lebih disiplin dan mengandalkan transisi cepat untuk mengancam balik.

Keunggulan Maroko akhirnya bertambah pada menit ke-74. Ismael Saibari sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan matang dari Nayef Aguerd, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 untuk Singa Atlas.

Secara statistik, Kamerun unggul penguasaan bola dengan 59 persen, namun minim ancaman nyata. Dari lima total tembakan, tidak satu pun yang mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Maroko tampil lebih efisien dengan sembilan tembakan dan tiga di antaranya tepat sasaran.

Baca Juga :  Ajang Promosi, Hadapi Sriwijaya FC Pemain Bandung United Bisa Tampil "Kesetanan"

Hasil ini memastikan Maroko melangkah ke babak semifinal Piala Afrika 2025, sementara Kamerun harus mengakhiri perjuangan mereka di fase perempat final. Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Kamerun, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *