Resmi! Persija Jakarta Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Kepala, Kontrak Tiga Tahun untuk Wujudkan Mimpi Juara

JAKARTA, VIRALSUMSEL.COM – Persija Jakarta membuat gebrakan besar menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru dengan durasi kontrak selama tiga tahun.

Kehadiran pelatih asal Korea Selatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis manajemen Persija dalam upaya mengembalikan kejayaan klub sekaligus mewujudkan target meraih gelar juara yang sudah lama dinantikan para pendukung setia The Jakmania.

Shin Tae-yong menggantikan posisi Mauricio Souza yang sebelumnya menangani Persija sepanjang musim 2025/2026. Pengumuman resmi dilakukan dalam acara perkenalan yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026).

Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa keputusan merekrut Shin Tae-yong telah melalui proses panjang dan pertimbangan matang dari manajemen klub.

Menurutnya, kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut diharapkan mampu menjadi titik awal perubahan besar dalam perjalanan Persija menuju level yang lebih tinggi.

“Semoga pilihan kita ini menjadi titik balik untuk masa depan Persija. Kami ingin membangun tim yang lebih kuat dan lebih kompetitif untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujar Prapanca saat konferensi pers.

Proses Perekrutan Dimulai Sejak Akhir Musim

Prapanca menjelaskan bahwa komunikasi terkait pencarian pelatih baru sebenarnya sudah dimulai ketika kompetisi Super League musim lalu memasuki 10 pertandingan terakhir.

Saat itu, Persija yang sempat berada dalam jalur persaingan gelar mulai mengalami penurunan performa yang cukup signifikan.

Baca Juga :  Garudayaksa FC Bidik Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, Siap Bangun Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Macan Kemayoran gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun, yakni saat bermain imbang melawan Borneo FC dengan skor 2-2, ditahan Dewa United 1-1, dan kalah 2-3 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Rangkaian hasil tersebut membuat peluang Persija untuk menjuarai kompetisi semakin berat hingga akhirnya harus puas mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir.

Persija menutup musim dengan raihan 71 poin, tertinggal delapan angka dari juara kompetisi Persib Bandung serta Borneo FC yang berhasil finis sebagai runner-up.

“Coach Mauricio sudah memberikan yang terbaik selama menangani tim. Namun, klub memiliki target yang lebih tinggi sehingga perlu melakukan langkah strategis untuk musim berikutnya,” kata Prapanca.

Shin Tae-yong Bukan Sosok Asing bagi Sepak Bola Indonesia

Penunjukan Shin Tae-yong tentu mendapat perhatian besar dari publik sepak bola nasional. Pasalnya, pelatih berusia 56 tahun itu memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Indonesia setelah menangani Timnas Indonesia selama lima tahun, sejak 2020 hingga awal 2025.

Meskipun belum berhasil mempersembahkan trofi juara, Shin Tae-yong dinilai sukses membawa perubahan signifikan terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia mencatat sejumlah pencapaian bersejarah yang sebelumnya sulit diwujudkan.

Salah satu prestasi paling menonjol adalah keberhasilan membawa tiga kelompok usia Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia.

Ia juga mengantarkan Timnas Senior mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023, sebuah pencapaian terbaik Indonesia dalam sejarah turnamen tersebut.

Baca Juga :  Persija Jakarta Bidik Kemenangan Ketujuh Beruntun di Padang, Mauricio Souza Ingatkan Tim Tetap Waspada

Tak hanya itu, Shin Tae-yong sukses membawa Timnas U-23 Indonesia menembus peringkat keempat Piala Asia U-23 2024 dan hampir mengamankan tiket ke Olimpiade Paris.

Prestasi lainnya adalah membawa Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2027 sekaligus memastikan tiket ke Piala Asia 2027.

Selama masa kepemimpinannya, peringkat FIFA Indonesia juga mengalami lonjakan signifikan, dari posisi ke-173 dunia menjadi peringkat ke-129 dunia.

Pengalaman Internasional Jadi Modal Berharga

Setelah mengakhiri tugasnya bersama Timnas Indonesia pada awal 2025, Shin Tae-yong melanjutkan karier di negaranya, Korea Selatan.

Ia sempat dipercaya menjabat sebagai Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama hampir satu tahun sebelum melanjutkan peran sebagai Director of Football di Seongnam FC.

Kariernya kemudian berlanjut sebagai pelatih kepala klub elite Korea Selatan, Ulsan HD.

Meski masa kepelatihannya di Ulsan berlangsung singkat, pengalaman tersebut menambah nilai tersendiri bagi Shin Tae-yong sebelum menerima tantangan baru bersama Persija Jakarta.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada bagaimana STY akan membangun skuad Macan Kemayoran menghadapi Super League 2026/2027.

Dengan reputasi internasional, pengalaman menangani tim nasional, serta rekam jejak dalam mengembangkan pemain muda, kehadiran Shin Tae-yong diharapkan mampu membawa Persija kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Indonesia dan mewujudkan ambisi meraih gelar juara yang telah lama dinanti para pendukungnya. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *