Persela Lamongan Bertekad Bangkit Lawan RANS Nusantara, Bima Sakti Soroti Intensitas Serangan

LAMONGAN, VIRALSUMSEL.COM – Persela Lamongan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi RANS Nusantara FC pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.

Laskar Joko Tingkir ingin segera melupakan hasil imbang melawan Deltras FC Sidoarjo dan membenahi sejumlah kekurangan sebelum melakoni pertandingan berikutnya.

Persela sebelumnya gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Deltras FC di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026). Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persela harus puas berbagi poin setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Hasil tersebut menjadi evaluasi penting bagi tim asuhan Bima Sakti. Pasalnya, Persela memiliki kesempatan untuk mengamankan tiga poin setelah Deltras FC harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.

Namun, keunggulan jumlah pemain belum mampu dimaksimalkan tuan rumah untuk memastikan kemenangan. Persela justru kehilangan momentum setelah sempat unggul lebih dahulu.

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, meminta para pemain segera bangkit dan tidak terlalu lama memikirkan hasil pertandingan tersebut. Ia ingin timnya mengalihkan perhatian sepenuhnya ke laga berikutnya melawan RANS Nusantara.

Menurut Bima, pertandingan mendatang harus menjadi kesempatan bagi Persela untuk memperbaiki performa sekaligus kembali meraih hasil maksimal.

Bima Sakti Evaluasi Penurunan Intensitas Permainan

Bima Sakti mengakui terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki setelah Persela gagal mengalahkan Deltras FC. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah penurunan intensitas permainan setelah tim berhasil mencetak gol.

Baca Juga :  Persela Lamongan Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Aji Santoso, Ragil Sudirman Jadi Caretaker Sementara

Situasi tersebut dinilai membuat Persela tidak mampu mempertahankan tekanan secara konsisten. Padahal, keunggulan satu gol belum menjamin kemenangan, terlebih pertandingan masih menyisakan banyak waktu untuk dimainkan.

Bima menilai para pemain seharusnya tetap menjaga agresivitas dan konsentrasi meskipun sudah berada dalam posisi unggul. Dengan mempertahankan intensitas serangan, Persela memiliki peluang lebih besar untuk menambah gol dan mengendalikan jalannya pertandingan.

Evaluasi ini menjadi pekerjaan penting bagi tim pelatih sebelum menghadapi RANS Nusantara. Persela perlu memastikan bahwa kesalahan serupa tidak kembali terjadi, terutama ketika menghadapi lawan di kandangnya sendiri.

Selain menjaga intensitas, efektivitas dalam memanfaatkan peluang juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Kesempatan yang tercipta harus mampu dikonversi menjadi gol agar dominasi permainan dapat menghasilkan poin maksimal.

Laga Tandang Jadi Ujian Persela

Pertandingan melawan RANS Nusantara diperkirakan menjadi tantangan tersendiri bagi Persela. Berbeda dari laga sebelumnya, Laskar Joko Tingkir kali ini harus menghadapi lawan di luar kandang.

Kondisi tersebut menuntut Persela tampil lebih disiplin, menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, dan tidak memberikan terlalu banyak ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan.

Bima Sakti menegaskan timnya harus segera memperbaiki kekurangan yang terlihat ketika menghadapi Deltras FC. Persela membutuhkan permainan yang lebih konsisten agar mampu bersaing dan membawa pulang hasil positif dari pertandingan tandang.

Kegagalan meraih kemenangan di Stadion Surajaya juga menjadi pengingat bahwa keunggulan jumlah pemain tidak otomatis menjamin hasil akhir. Tim harus tetap menjaga fokus dan menjalankan strategi secara efektif hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca Juga :  Persela Lamongan Akhiri Rekor Tak Terkalahkan Barito Putera

Karena itu, pertandingan berikutnya menjadi kesempatan bagi Persela untuk menunjukkan respons setelah kehilangan poin di kandang sendiri.

Persela Bidik Tiga Poin demi Persaingan Papan Atas

Persela Lamongan menargetkan kemenangan atas RANS Nusantara untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen sementara Pegadaian Championship 2026/2027.

Tambahan tiga poin akan menjadi modal penting bagi Laskar Joko Tingkir untuk kembali membangun momentum positif. Sebaliknya, hasil kurang maksimal berpotensi membuat perjuangan mereka dalam persaingan klasemen semakin berat.

Untuk mencapai target tersebut, Persela harus mampu memadukan disiplin pertahanan dengan ketajaman di lini depan. Para pemain juga dituntut menjaga intensitas permainan, terutama ketika berhasil unggul lebih dahulu.

Bagi Bima Sakti, fokus utama saat ini adalah memastikan tim segera berbenah dan tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

Persela masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil setelah ditahan imbang Deltras FC. Namun, target tersebut membutuhkan kerja sama seluruh pemain, ketepatan menjalankan strategi, serta kemampuan menjaga konsistensi selama pertandingan.

Laga melawan RANS Nusantara pun menjadi momentum bagi Persela untuk membuktikan bahwa hasil imbang di kandang tidak akan mengganggu ambisi mereka bersaing di Pegadaian Championship musim ini. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *