PEKANBARU, viralsumsel.com – PSPS Pekanbaru menunjukkan mentalitas kuat saat menjamu Persiku Kudus pada pekan keenam Pegadaian Championship 2026/2027.
Bermain di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (18/10) sore, Askar Bertuah bangkit setelah tertinggal lebih dahulu dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 4-1.
Hasil ini menjadi bukti kemampuan PSPS merespons tekanan dalam pertandingan. Meski sempat dikejutkan gol tim tamu, tuan rumah mampu bangkit dan mencetak empat gol untuk mengamankan tiga poin di hadapan pendukungnya sendiri.
Persiku Kudus lebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke-21. Pemain asing mereka, Vitor Hugo Encarnacao Freitas, sukses mengeksekusi tendangan penalti untuk membawa tim tamu unggul 1-0. Gol tersebut sempat membuat suporter PSPS terdiam.
Namun, PSPS tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-44, Asir berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Gol itu menjadi titik awal kebangkitan tuan rumah setelah sempat berada dalam posisi tertinggal.
Memasuki babak kedua, PSPS semakin percaya diri dalam membangun serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-53 ketika Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti. Gol tersebut membuat PSPS berbalik unggul 2-1.
Keunggulan itu meningkatkan momentum permainan Askar Bertuah. Pada menit ke-72, Natanael Siringo Ringo menambah gol untuk membawa PSPS unggul 3-1. Persiku pun menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mengejar ketertinggalan.
PSPS akhirnya memastikan kemenangan dengan gol keempat pada menit ke-91. Matheus Henrique Machado de Santana berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1.
Akhyar Ilyas Sebut Persiku Bukan Lawan Mudah
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengakui pertandingan tersebut tidak berjalan semudah yang mungkin dibayangkan. Menurutnya, Persiku Kudus tetap mampu memberikan perlawanan meskipun bermain di kandang lawan.
Akhyar menilai sikap Persiku yang tampil tanpa beban menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan berlangsung menantang. Karena itu, PSPS harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan setelah kebobolan lebih dahulu.
“Pertandingan hari ini tidak mudah. Mungkin bagi semua orang pertandingan ini akan mudah, tetapi mereka bermain nothing to lose,” ujar Akhyar Ilyas dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi PSPS Pekanbaru di puncak klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Berdasarkan data dalam laporan pertandingan, tim berjuluk Askar Bertuah tersebut telah mengoleksi 15 poin.
PSPS kini unggul tiga poin atas Persikad Depok yang menempati peringkat kedua. Tambahan poin dari kemenangan atas Persiku menjadi modal penting bagi PSPS untuk mempertahankan posisi teratas sekaligus melanjutkan persaingan menuju target mereka pada musim ini.
Keberhasilan membalikkan keadaan dari tertinggal 0-1 menjadi menang 4-1 juga menjadi catatan positif bagi PSPS. Konsistensi permainan dan kemampuan menjaga fokus akan menjadi faktor penting bagi Askar Bertuah dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. (bbs/ion)






