PSPS Pekanbaru Makin Tak Terbendung, Matheus Henrique Machado Pilih Tetap Membumi

PEKANBARU, viralsumsel.com – PSPS Pekanbaru menunjukkan performa impresif di Grup A Pegadaian Championship 2026/27. Askar Bertuah sukses membukukan lima kemenangan secara beruntun dan kini berada di puncak klasemen sementara, mempertegas ambisi mereka untuk terus bersaing di papan atas kompetisi.

Catatan positif tersebut menjadi modal penting bagi PSPS dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Sejauh ini, tim asal Pekanbaru tersebut telah mengoleksi lima kemenangan dan satu kekalahan. Konsistensi permainan yang ditunjukkan dalam beberapa laga terakhir membuat PSPS semakin percaya diri untuk mempertahankan posisi teratas.

Kemenangan terbaru diraih PSPS saat menjamu Persiku Kudus pada 18 Oktober 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Askar Bertuah tampil meyakinkan dan berhasil mengamankan kemenangan telak dengan skor 4-1.

Dalam pertandingan tersebut, Matheus Henrique Machado menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian. Pemain berusia 28 tahun itu tampil impresif dan turut menyumbangkan satu gol untuk kemenangan PSPS. Kontribusinya di lapangan membuat Matheus dinobatkan sebagai Player of the Match.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas penampilan apiknya dalam membantu tim meraih hasil maksimal. Meski demikian, Matheus tidak menganggap pencapaian itu sebagai keberhasilan pribadi semata. Ia justru menekankan pentingnya dukungan dari Tuhan, rekan-rekan setim, serta para suporter yang terus memberikan semangat kepada PSPS.

Baca Juga :  Sempat Tertinggal Penalti, PSPS Comeback dan Kokoh di Puncak Grup A

Matheus menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan yang berhasil diraih timnya. Menurut dia, hasil positif di kandang memiliki arti penting bagi perjalanan PSPS dalam kompetisi musim ini.

“Kemenangan di kandang ini sangat penting,” ungkap Matheus.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang tren kemenangan PSPS menjadi lima pertandingan berturut-turut. Catatan itu mengantarkan Askar Bertuah ke puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/27, sebuah posisi yang tentu ingin terus mereka pertahankan hingga kompetisi berjalan lebih jauh.

Matheus Henrique Machado Ingatkan PSPS untuk Tetap Rendah Hati

Meski tengah berada dalam tren positif, Matheus menyadari perjalanan PSPS masih panjang. Lima kemenangan beruntun tidak boleh membuat tim terlena, terlebih persaingan di Pegadaian Championship 2026/27 masih berlangsung dan setiap pertandingan menghadirkan tantangan tersendiri.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga sikap rendah hati sekaligus meningkatkan kualitas permainan. Menurut Matheus, posisi puncak klasemen harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras, bukan alasan untuk merasa puas dengan pencapaian saat ini.

“Kami masih berada di puncak klasemen, tetapi harus tetap rendah hati dan terus berusaha menjadi lebih kuat,” ujar Matheus.

Baca Juga :  Persipura Jayapura Kudeta Puncak Klasemen Usai Tumbangkan PSIS Semarang

Pernyataan tersebut mencerminkan tekad PSPS untuk mempertahankan konsistensi di tengah persaingan Grup A. Bagi tim, menjaga momentum kemenangan membutuhkan kerja sama, kedisiplinan, dan komitmen seluruh pemain dalam setiap pertandingan.

Matheus juga tidak ingin dirinya dianggap sebagai sosok utama di balik keberhasilan PSPS. Ia memilih menempatkan kerja keras sebagai hal terpenting, baik ketika menjalani latihan maupun saat mendapat kesempatan bermain.

Baginya, tugas seorang pemain adalah memberikan kontribusi terbaik demi kepentingan tim. Ia berusaha menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal agar PSPS mampu meraih hasil positif dalam setiap laga yang dijalani.

“Saya hanya berusaha menjalankan tugas dengan baik,” tuturnya.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa Matheus ingin tetap fokus pada perannya di dalam tim, meskipun baru saja mendapatkan penghargaan individu. Dengan tren lima kemenangan beruntun dan posisi puncak klasemen sementara, PSPS Pekanbaru kini memiliki modal berharga untuk melanjutkan perjuangan mereka di Pegadaian Championship 2026/27.

Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan membuktikan bahwa performa apik tersebut bukan sekadar momentum sesaat. Bagi Askar Bertuah, mempertahankan posisi teratas akan membutuhkan kerja keras yang sama, bahkan lebih besar, pada pertandingan-pertandingan mendatang. (lib/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *