Ogan Ilir, viralsumsel.com – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir (OI), H. Handry Pratama Putra, kembali melaksanakan agenda reses Masa Sidang III tahap kedua tahun 2025. Reses berlangsung pada 21–28 Agustus 2025 dan dipusatkan di sejumlah desa di Kabupaten Ogan Ilir.
Legislator muda yang akrab disapa H Tama ini turun langsung menyapa warga di Desa Kamal, Desa Ulak Kembahang I, Desa Sukarami, Desa Teluk Kecapi, hingga Desa Meranjat II. Kehadiran anggota Komisi II DPRD Sumsel itu disambut hangat masyarakat, yang antusias menyampaikan beragam kebutuhan serta harapan pembangunan di daerah mereka.
Menurut H Tama, reses tidak boleh hanya dimaknai sebagai agenda formal tahunan. Lebih dari itu, ia menegaskan bahwa kegiatan reses adalah ruang nyata untuk menyerap aspirasi masyarakat di akar rumput. “Saya hadir untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua masukan bapak-ibu akan saya bawa dan perjuangkan di DPRD Sumsel agar bisa ditindaklanjuti di tingkat provinsi,” ujar H Tama di hadapan warga.

Aspirasi Pertanian dan Infrastruktur
Di Desa Kamal, Kecamatan Pemulutan Barat, masyarakat yang didampingi Kepala Desa setempat menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan alsintan seperti traktor pertanian, bibit dan pakan ikan, serta bantuan pembangunan sumur bor. Warga berharap dukungan tersebut bisa membantu peningkatan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang usaha perikanan skala rumah tangga.
Sementara di Desa Ulak Kembahang I, juga di Kecamatan Pemulutan Barat, aspirasi serupa kembali muncul. Warga mengusulkan tambahan alat mesin pertanian dan bibit perikanan untuk menunjang kegiatan ekonomi lokal. Kehadiran H Tama dalam dialog terbuka itu membuat masyarakat lebih leluasa menyampaikan permasalahan yang selama ini mereka hadapi.
Di Desa Sukarami, Kecamatan Pemulutan, aspirasi yang muncul cukup beragam. Selain permintaan sumur bor, masyarakat juga mengusulkan pinjaman ekskavator untuk membangun tanggul pertanian. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menjaga lahan pertanian dari ancaman banjir. Tidak hanya itu, warga juga berharap ada penimbunan jalan penyeberangan desa yang saat ini kondisinya masih sulit dilalui.

Dorongan untuk Usaha Kecil
Aspirasi masyarakat juga menyinggung soal pengembangan usaha kecil. Di Desa Teluk Kecapi, masyarakat menyampaikan keinginan mendapatkan traktor roda dua, pengerasan jalan desa, serta peralatan usaha, seperti mesin prizer untuk produksi kemplang. Selain itu, petani ikan di desa ini juga meminta bantuan bibit dan pakan.
Tokoh pemuda Desa Teluk Kecapi, Ryan Juliansyah, menyebut masyarakat desanya merasa bangga karena mendapat kesempatan untuk dikunjungi langsung oleh wakil rakyat dari DPRD Sumsel. Ia menambahkan, selain kebutuhan infrastruktur dan pertanian, kelompok ibu-ibu desa juga mengusulkan bantuan alat tenun tangan. “Ibu-ibu berharap bisa mendapatkan alat tenun agar mereka bisa mengembangkan kerajinan lokal yang nantinya bisa menambah penghasilan keluarga,” ungkap Ryan.
Apresiasi Kepala Desa
Kepala Desa Ulak Kembahang I, Hairudin, memberikan apresiasi atas kepedulian H Tama yang mau datang langsung menemui masyarakat. Menurutnya, kedatangan legislator tersebut menjadi bukti komitmen wakil rakyat untuk mendengar suara warganya.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak H Tama. Semoga usulan-usulan yang sudah disampaikan dapat diperjuangkan di tingkat provinsi sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa,” ujar politisi muda Partai Demokrat ini.
Komitmen Perjuangkan Aspirasi
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, H Tama menyatakan akan berusaha maksimal membawa setiap usulan ke forum DPRD Sumsel. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat merupakan amanah yang harus diperjuangkan.

“Saya tidak bisa menjanjikan semuanya akan langsung terealisasi dalam waktu singkat, tetapi saya pastikan setiap aspirasi akan diperjuangkan sekuat tenaga agar mendapat perhatian pemerintah provinsi,” tegas Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ogan Ilir ini.
Dengan berakhirnya agenda reses ini, H Tama berharap silaturahmi dengan masyarakat tidak hanya berhenti pada momen formal, tetapi terus terjalin. Ia berkomitmen untuk rutin turun ke lapangan guna memastikan masyarakat tetap merasa dekat dengan wakilnya di parlemen. (bbs)






