Israel Perketat Proteksi Digital, Pejabat Militer Dilarang Pakai Android

Foto iPhone

 

viralsumsel.com, JAKARTA- Militer Israel kembali memperbarui kebijakan keamanan digitalnya. Dalam aturan terbaru, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menetapkan pembatasan lebih ketat terkait penggunaan smartphone oleh jajaran perwiranya. Salah satu poin paling mencolok adalah larangan penggunaan ponsel Android untuk para perwira senior.

Dalam regulasi yang baru dirilis, seluruh perwira berpangkat letnan kolonel ke atas hanya diperbolehkan menggunakan iPhone untuk urusan dinas. Kebijakan tersebut diyakini muncul dari penilaian internal yakni perangkat berbasis iOS menawarkan kontrol keamanan yang lebih stabil dibandingkan sistem operasi Android.

Israel Army Radio mengutip perintah tersebut dan menyebut kewajiban beralih ke iPhone dimaksudkan untuk memperkecil potensi penyusupan digital pada perangkat milik pejabat militer tingkat atas. Sumber itu juga menyebutkan IDF ingin memastikan pembaruan keamanan di perangkat-perangkat tersebut dapat diawasi lebih terpusat.

Baca Juga :  Begini Sepuluh Instruksi AHY, Gerakan Nasional Demokrat Melawan Corona

Laporan The Jerusalem Post menambahkan aturan baru ini memberi ruang bagi IDF untuk memperketat pengawasan serta menerapkan standar keamanan yang seragam. Sebelumnya, ketentuan serupa hanya diterapkan untuk pangkat kolonel hingga Kepala Staf Umum. Dengan perluasan aturan ini, ratusan perwira senior diperkirakan akan terdampak.

Kebijakan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya ancaman serangan siber yang menargetkan personel militer Israel. Badan intelijen negara itu beberapa kali mengingatkan serangan rekayasa sosial termasuk dari kelompok atau negara yang dianggap musuh masih menjadi ancaman nyata.

Platform perpesanan seperti WhatsApp disebut kerap dimanfaatkan untuk jebakan digital atau upaya ‘honeypot’ yang dapat memancing prajurit memberikan akses sensitif ataupun mengunduh malware.

Baca Juga :  Herman Deru Berharap 675 Santri Pesantren Darussalam Gontor, Kembali Mengabdi untuk Provinsi Sumsel

Serangan seperti itu dinilai dapat menyingkap lokasi unit pasukan secara real-time, sekaligus membuka peluang peretasan terhadap data ataupun file yang tersimpan di perangkat pribadi tentara.

Pembatasan penggunaan ponsel sebenarnya sudah menjadi bagian dari kebijakan IDF dalam beberapa tahun terakhir. Selain pengetatan pada perangkat, IDF juga menjalankan program pelatihan internal untuk meningkatkan kesadaran prajurit mengenai ancaman rekayasa sosial serta bahaya penggunaan aplikasi yang berpotensi membocorkan posisi mereka.

Menurut laporan, larangan Android untuk urusan kedinasan akan mulai diterapkan dalam waktu dekat. Meski demikian, anggota IDF masih diperbolehkan memakai perangkat Android untuk kebutuhan pribadi di luar komunikasi resmi. (mel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *