Deltras FC Lepas Widodo, Ini Penggantinya

SIDOARJO, viralsumsel.com – Dinamika tak terduga terjadi di tubuh Deltras FC jelang lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 pekan ke-22.

Manajemen klub secara resmi melepas pelatih kepala Widodo Cahyono Putro bersama asistennya, Agam Haris Pambudi, untuk melanjutkan karier di klub lain.

Keputusan ini diambil bukan semata-mata karena faktor teknis, melainkan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan masa depan profesional kedua pelatih.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh CEO Deltras FC, Amir Burhannudin.
Menurut Amir, manajemen sebenarnya merasa berat melepas sosok yang memiliki kontribusi besar terhadap performa tim musim ini.

Namun, pihak klub juga memahami bahwa perkembangan karier individu menjadi hal penting yang tidak bisa diabaikan.

Baca Juga :  Barito Putera Mantap di Jalur Positif Usai Tundukkan Deltras FC

“Dalam sepak bola profesional, kami harus realistis. Kami tidak bisa menghambat karier seseorang yang ingin berkembang ke level lebih tinggi,” ujarnya.

Di bawah arahan Widodo, Deltras FC menunjukkan performa yang cukup impresif.

Sejak awal musim hingga memasuki putaran ketiga, tim mampu bersaing di papan atas klasemen dan tampil konsisten.

Strategi permainan yang progresif serta keberanian dalam memberikan kesempatan kepada pemain muda menjadi ciri khas yang melekat.

Meski masih terikat kontrak jangka panjang, keputusan perpisahan tetap diambil dengan pertimbangan matang.

Manajemen menilai perpindahan pelatih sebelum masa kontrak berakhir merupakan hal yang lazim dalam industri sepak bola modern.

Sebagai langkah cepat untuk menjaga stabilitas tim, Deltras FC menunjuk Nurul Huda sebagai pelatih sementara.

Baca Juga :  Sultan Zico: Kami Siap Tempur di Derby Sumsel

Sementara posisi asisten pelatih kini diisi oleh Hariono.

Penunjukan ini diharapkan mampu menjaga ritme permainan tim sekaligus memastikan kesiapan menghadapi sisa kompetisi musim ini.

Dengan perubahan ini, Deltras FC menghadapi tantangan baru untuk tetap mempertahankan performa di tengah transisi kepelatihan yang terjadi secara mendadak. (lib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *