Evaluasi Ardi Hernando: Finishing Tumpul dan Transisi Lambat Jadi PR Sumsel United U19 Usai Imbang Lawan PSS Sleman U19

BEKASI, viralsumsel.com – Pelatih Sumsel United U19, Ardi Hernando, memberikan evaluasi menyeluruh terhadap performa timnya setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan PSS Sleman U19 pada pekan ketiga Grup A Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan 2 Akademi Garudyaksa, Minggu (8/4), sejatinya membuka peluang besar bagi wakil Palembang untuk meraih kemenangan. Terlebih, dari sisi kebugaran, Sumsel United U19 berada dalam kondisi lebih ideal dibandingkan lawan yang datang dengan jadwal pertandingan padat.

Namun keunggulan tersebut tidak mampu dimaksimalkan secara optimal. Ardi Hernando menilai anak asuhnya gagal mengonversi sejumlah peluang emas, khususnya di babak pertama, yang seharusnya bisa menjadi pembeda dalam pertandingan.

Menurutnya, secara permainan tim sebenarnya sudah mampu menciptakan tekanan dan peluang. Akan tetapi, buruknya penyelesaian akhir membuat semua upaya tersebut menjadi sia-sia.

Baca Juga :  Debut Manis! FC Bekasi City U19 Bungkam Persipal 2-0 di EPA 2026

“Secara kondisi fisik, kami seharusnya bisa lebih unggul karena lawan terlihat kelelahan setelah menjalani dua pertandingan beruntun. Tapi kenyataannya, peluang yang kami miliki, terutama di babak pertama, tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol,” ungkap Ardi dengan nada evaluatif.

Selain persoalan ketajaman lini depan, Ardi juga menyoroti aspek taktikal yang dinilai masih perlu pembenahan, yakni transisi permainan. Ia mengamati para pemain kerap terlambat dalam merespons perubahan situasi, baik saat kehilangan bola maupun ketika membangun serangan.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan tim, karena membuka ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan. Disiplin posisi dan kecepatan dalam kembali ke formasi awal menjadi perhatian serius yang harus segera diperbaiki.

Baca Juga :  Dramatis! Persipura Jayapura U-19 Menang 3-2 atas PSMS Medan U-19 Meski Bermain 10 Pemain

“Dalam fase transisi, baik dari menyerang ke bertahan maupun sebaliknya, pemain kami masih sering terlambat kembali ke posisi. Ini yang harus dibenahi karena sangat krusial dalam pertandingan,” jelasnya.

Hasil imbang ini menjadi pelajaran penting bagi Sumsel United U19 untuk meningkatkan kualitas permainan, terutama dalam hal efektivitas serangan dan kedisiplinan taktik. Dengan persaingan yang semakin ketat di fase grup, setiap peluang dan detail kecil dalam pertandingan akan sangat menentukan hasil akhir.

Ardi berharap timnya dapat segera berbenah dan tampil lebih tajam serta disiplin pada laga-laga berikutnya agar peluang meraih hasil maksimal tetap terbuka. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *