COMO, viralsumsel.com – Pelatih Como 1907, Cesc Fàbregas, mempersembahkan kemenangan telak timnya kepada mendiang Michael Bambang Hartono setelah mengalahkan Pisa dengan skor 5-0 pada pekan ke-30 Serie A 2025/26.
Laga yang berlangsung di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Minggu, tersebut berlangsung dalam suasana emosional. Seluruh elemen stadion terlebih dahulu mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Bambang Hartono yang wafat di Singapura pada Kamis (19/3/2026).
Dalam pernyataannya usai pertandingan, Fabregas menegaskan bahwa kemenangan ini memiliki makna lebih dari sekadar tiga poin. Ia menyebut sosok Bambang Hartono sebagai figur penting di balik perkembangan klub dalam beberapa tahun terakhir.
“Kemenangan ini sangat berarti bagi kami. Kami kehilangan sosok yang berperan besar dalam perjalanan klub, dan apa yang kami capai hari ini adalah bentuk penghormatan untuk beliau dan keluarga,” ujar Fabregas.
Mantan gelandang Barcelona tersebut mengungkapkan bahwa timnya sudah menyadari sejak awal bahwa pertandingan ini akan berlangsung berbeda, mengingat suasana duka yang menyelimuti klub.
Meski demikian, para pemain mampu menunjukkan profesionalisme dengan tampil agresif sejak awal hingga akhir laga.
Como tampil dominan sepanjang pertandingan. Mereka berhasil mencetak dua gol cepat melalui skema serangan terorganisir, sebelum menambah tiga gol lainnya berkat permainan kolektif yang solid. Fabregas menilai anak asuhnya mampu menjaga konsistensi permainan dan tetap fokus hingga peluit akhir.
“Saya bangga dengan cara tim bermain. Mereka menyerang dengan efektif di awal dan tetap disiplin hingga akhir pertandingan,” tambahnya.
Selain itu, Fabregas juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga Hartono atas kontribusi besar yang telah diberikan kepada klub dan kota Como.
Perjalanan Como sendiri terbilang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.
Klub ini sempat terpuruk di kasta keempat sepak bola Italia sebelum diakuisisi oleh grup Djarum melalui SENT Entertainment. Sejak saat itu, Como menunjukkan perkembangan signifikan dengan promosi beruntun hingga kembali ke Serie A.
Puncaknya, Como berhasil menjuarai Serie C pada 2021 dan mengakhiri penantian panjang selama 21 tahun untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia. Kini, di bawah arahan Fabregas, Como menjelma menjadi tim kompetitif yang dihuni banyak pemain muda potensial.
Pada musim 2025/26, Como bahkan mampu bersaing di papan atas klasemen Serie A dan membuka peluang untuk tampil di kompetisi Eropa, termasuk Liga Champions.
Kemenangan atas Pisa bukan hanya mempertegas performa impresif mereka, tetapi juga menjadi simbol penghormatan mendalam bagi sosok yang berjasa besar dalam kebangkitan klub. (bbs)








