Keren, Nur Syahira Putri Pelajar SMP N 19 Palembang Bakal Wakili Timnas Pelajar Blispi di Turnamen UYC di China

OLAHRAGA1459 Dilihat

viralsumsel.com, PALEMBANG – Prestasi membanggakan diukir siswi atau pelajar perempuan SMP N 19 Palembang.

Tepatny di dunia sepak bola. Ya, pelajar SMP N 19 Palembang tersebut tak lain adalah Nur Syahira Putri Hayati.

Syahira ,sapaan akrab Nur Syahira Putri Hayati dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional (TIMNAS) Pelajar BLISPI Indonesia U-12 (sepakbola putri).

Adapun ajang atau turnamen yang bakal diikuti Syahira yang kini memperkuat Sekolah Sepak Bola (SSB) Persemal itu tak lain adalah Tournament Reguler PIALA GLOBAL WANITA UYC Ke 2 (U 12) Dingnan, Kota Ganzhou Provinsi Jianxi, China.

Syahira yang juga pernah menimba ilmu di SSB Farmel Hatta Palembang ini bakal ke China Bersama Timnas Pelajar BLISPI Indonesia U-12 (sepakbola putri) selama tiga hari.

“Nur Syahira Putri Hayati mewakili Indonesia dalam TIMNAS PELAJAR BLISPI INDONESIA U-12 (sepakbola putri) di Tournament Reguler PIALA GLOBAL WANITA UYC Ke 2 (U 12) Dingnan, Kota Ganzhou Provinsi Jianxi, China 21-23 Agustus 2024,” tulis akun resmi media social SMP N 19 Palembang, kemarin, 30 Juli 2024.

Seperti diberitakan sebelumnya Badan Liga Sepakboka Pelajar Indonesia (BLISPI) mendapatkan undangan dari panitia turnamen Reguler Piala Global Women UYC ke-2 katagori usia (U) 12 Tahun di China, 21-23 Agustus 2024.

Untuk memenuhi undangan tersebut pengurus Blispi memanggil pemain-pemain belia usia 12 tahun dari seluruh Indonesia yang akan diberangkatkan ke turnamen Internasional tersebut.

Baca Juga :  Jelang Hadapi Sriwijaya FC, PSDS Deliserdang Fokus Latihan Ini

“Mengingat pemberitahuan yang sangat mendadak, saya selaku ketua BLISPI Provinsi Sumatera Selatan bergerak cepat mencari pemain wanita berusia 12 tahaun (kelahiran tahun 2012). Dari pemantauan kami disetiap event usia muda kami melihat ada beberapa pemain wanita yg tampil dan kami langsung menghubungi pelatih dan pembinanya,” ujar Hanief Djohan Ketua Blispi Sumsel kepada media, Kemarin, 28 Juli 2024.

“Hasil pemantauan kami selama ini dan setelah didiskusikan dengan para pelatih yang membinanya, kami memutuskan untuk mengirimkan 4 pemain ke BLISPI Pusat,” tambah Ceo SSB Elang Emas Sriwijaya ini.

Lebih lanjut Hanief menambahkan keempat pemain tersebut diantaranya Jesika Nopitasari asal Desa Mekarsari, Kecamatan Megangsakti, Kabupaten Musi Rawas.

Kemudian Nur Syahira Putri Hayati, asal Kota Palembang, Amira asal Desa Sungai Buayo, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir dan Zahira Oktavia asal Kertapati Palembang.

“Dan Alhamdulillah syukur, apa yang saya usulkan ke Blispi Pusat direspon cepat dengan dikirimnya surat pemanggilan kepada ke 4 pemain ini secara resmi,” sambung dia.

“Mengingat pemanggilan ini sangat mendadak dan melihat latar belakang dari ke 4 anak ini yang sama sekali belum pernah berpergian jauh apalagi ke luar negeri, pemanggilan ini membuat semuan harus bergerak cepat, seperti pembuatan paspor dan persiapan lainnya,” sambung dia.

Baca Juga :  Cetak Satu Gol, Chencho Gyeltshen Pimpin Top Skor Sementara Sriwijaya FC

“Belum lagi mental pemain yang masih anak-anak yang mungkin tidak berani berpisah jauh degan orang tua. Ini menjadi tantangan sendiri bagi saya. Disatu sisi harus membantu adminitrasi meraka, disisi lain juga harus meyakinkan secara psikologi kepada anak dan orang tuanya,” sambung dia.

“Apalagi pembuatan.paspor sekarang sangatlah mahal. Turnamen Internasional Global Women UYC ke 2 tahun 2024 ini akan dilaksanakan tgl 21-23 di Dingnan, Kota Ganzhou Provinsi Jiangxi China, dan akan diikuti negara negara kuat seperti Jepang, Francis, Korea dan China sendiri,” sambung dia.

Blispi akan mengumpulkan pemain pemain belia ini untuk mengikuti TC di jakarta mulai tanggal 15-18 Agustus 2024 di Jakarta. Dan akan terbang ke China tanggal 19 / 20 Agustus 2024.

“Selaku pegiat dan pembina sepakbola usia dini dan muda di Sumsel saya terpanggil untuk mencarikan penyaluran pesepakbola wanita di Sumsel ini. Dan, hasil dari pantauan kami di beberapa SSB di Sumsel, kami melihat potensi pemain sepakbola wanita di Sunsel ini sebenarnya sangat banyak, sayang selama ini meraka hanya menghabiskan waktu untuk berlatih saja tanpa ada pertandingan atau kompetisi. Sehingga potensi yang ada ini seakan terabaikan,” tukas dia. (asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *