
viralsumsel.com, JAKARTA– Kodam IV Diponegoro langsung menghapus mural bergambar One Piece yang ditemukan di Desa Jurangrejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, dan di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo. Penghapusan dilakukan tanpa tekanan atau intervensi.
(Kapendam) IV Diponegoro Letkol Inf Andy Sulistyo menjelaskan alasan penghapusan mural bergambar bendera one piece itu karena tidak mau semangat persatuan terganggu.
“Di sini peran Babinsa mengharapkan kampung ini menggambarkan semangat merah putih, persatuan,” Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV Diponegoro Letkol Inf Andy Sulistyo, Selasa (5/8/2025).
Ia mengklaim keputusan menghapus mural tersebut adalah kesepakatan bersama antara aparat desa dan masyarakat. Tak ada tekanan yang dilakukan.
“Kami tegaskan di sini, bahwa Kodam IV/Diponegoro, khususnya kawan-kawan Satpolwil di seluruh wilayah itu, tidak pernah sedikitpun kita melakukan intervensi dalam kebebasan berekspresi. Jadi kita memberikan imbauan itu, jika masyarakat di pelosok-pelosok itu sifatnya mengajak, supaya meriah,” katanya.
“Mungkin One Piece sendiri salah satu anime yang menggambarkan bajak laut. Mungkin kita memberikan pembelajaran juga, kita memberikan penjelasan itu. Kalau gambar bajak laut tidak pas, itu yang disampaikan Dandim kepada saya, sehingga mereka sepakat untuk mengubah gambar dan dihapus,” katanya.
Gambar one piece mulai bermunculan di sejumlah daerah menjelang HUT ke-80 RI. Tidak hanya bendera, tetapi juga mural yang digambar di jalan hingga tembok.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes rakyat terhadap pemerintahan saat ini. (mel)