KPID Sumsel Gelar Literasi Media di SMPN 35 Palembang, Dorong Pelajar Lebih Bijak Bermedia

PALEMBANG, viralsumsel.com – Upaya meningkatkan kesadaran digital di kalangan pelajar terus dilakukan oleh KPID Sumatera Selatan melalui kegiatan literasi media. Kali ini, program tersebut digelar di SMP Negeri 35 Palembang dengan mengusung tema “Pentingnya Konsumsi Media yang Sehat”, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan hingga jajaran KPID Sumsel. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Sumsel, Septriandi Setia Permana, Wakil Ketua KPID Sumsel Hasandri Agustiawan, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Novarizal, serta unsur sekretariat KPID Sumsel.

Dari pihak sekolah, kegiatan ini disambut langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sri Martini yang mewakili kepala sekolah, bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Zainul Rifqi, guru, dan para siswa.

Baca Juga :  Tambah Khazanah Dunia Penyiaran, FDK Raden Fatah Gandeng KPID Sumsel  

Dalam sambutannya, Novarizal menegaskan bahwa literasi media menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas dalam menyaring informasi. Ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi saat ini menuntut pelajar untuk lebih selektif dalam memilih tayangan maupun konten digital.

Sementara itu, Sri Martini mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap para siswa dapat memanfaatkan ilmu yang didapat untuk lebih bijak dalam menggunakan media, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Perwakilan Diskominfo Sumsel, Septriandi Setia Permana, menambahkan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, pelajar harus dibekali kemampuan untuk memilah informasi sekaligus memahami dampak penggunaan media secara berlebihan.

Pada sesi pemaparan materi, Wakil Ketua KPID Sumsel Hasandri Agustiawan memberikan edukasi mengenai karakteristik tayangan yang sehat dan layak dikonsumsi. Ia juga mengajak siswa untuk lebih kritis dalam memilih program siaran yang bersifat edukatif dan membangun.

Baca Juga :  Herman Deru Inginkan KPID Sumsel Lebih Masif Awasi Konten Siaran Berpotensi Melanggar Estetika

Materi berikutnya disampaikan oleh Nani Dwiyanti dari Diskominfo Sumsel yang menyoroti fenomena information overload atau banjir informasi di era digital. Ia memperkenalkan konsep “Digital Zen”, yaitu pendekatan sederhana dalam mengelola penggunaan media digital dengan cara menghindari konten negatif, menjaga ruang digital yang positif, serta meningkatkan fokus saat belajar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi pengguna media yang aktif, tetapi juga mampu bersikap kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai informasi di era digital yang semakin kompleks. (wib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *