Menang Tipis atas PSIM, Persis Solo Evaluasi Taktik Jelang Musim Baru

OLAHRAGA261 Dilihat

BANTUL, viralsumsel.com Persis Solo terus melanjutkan rangkaian persiapan jelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan melakoni laga uji coba kedua. Bertempat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (19/7), Laskar Sambernyawa menghadapi tim sekota dan sesama kontestan liga, PSIM Yogyakarta.

Dalam pertandingan yang digelar secara tertutup tersebut, Persis sukses meraih kemenangan tipis 1-0 melalui gol semata wayang yang dicetak oleh Zanadin Fariz. Laga ini merupakan bagian dari program pemusatan latihan (TC) yang dijalani tim besutan pelatih Peter de Roo di wilayah Yogyakarta.

Sebelumnya, Persis juga mencatat kemenangan 2-0 atas klub kasta kedua, Kendal Tornado FC, dalam laga uji coba akhir pekan lalu. Dua kemenangan beruntun ini menjadi sinyal positif sekaligus momentum penting untuk membangun kekompakan dan kesiapan tim menjelang musim baru.

De Roo Fokus Gaya Bermain dan Adaptasi Pemain Baru

Pelatih kepala Persis Solo, Peter de Roo, menyebut bahwa laga uji coba melawan PSIM memberi banyak pelajaran berharga, terutama karena lawan kali ini berasal dari divisi yang sama. Hal itu memberikan gambaran nyata tentang atmosfer kompetisi yang akan dihadapi ke depan.

Baca Juga :  Dari Belanda ke Solo: Perjalanan Sang Bek Tangguh, Xandro Schenk

“Menurut saya, ini pertandingan yang sangat bermanfaat. Kami menghadapi tim dari level kompetisi yang sama, jadi tekanan dan tuntutannya juga tinggi. Di babak pertama, kami bermain dengan intensitas yang bagus dan tampil agresif,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Meskipun mengakui bahwa kondisi lapangan tidak sepenuhnya ideal, de Roo menilai anak asuhnya tetap mampu menjalankan skema yang telah direncanakan dalam latihan. Ia mengatakan tim terus berupaya menemukan celah dalam permainan dan memperkuat identitas gaya bermain yang diusung.

Memasuki babak kedua, sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk memberikan menit bermain secara merata. Hal itu sedikit mengubah ritme permainan, namun de Roo menegaskan bahwa rotasi tersebut diperlukan demi menjaga kondisi fisik dan kebugaran pemain.

“Kami melakukan banyak rotasi, terutama di babak kedua. Itu memang bagian dari rencana. Kami tidak ingin membebani pemain secara berlebihan karena sebagian dari mereka baru bergabung minggu lalu,” jelasnya.

Baca Juga :  26 Tim Bakal Ramaikan Sport-X Football Festival, SSB PSS Ikut Partisipasi

Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kebugaran pemain agar bisa tampil maksimal ketika kompetisi resmi dimulai.

Evaluasi Taktis: Pressing dan Kompaksi Tim

Peter de Roo juga menyoroti beberapa aspek taktik yang masih perlu pembenahan. Salah satunya adalah kecepatan dan efektivitas pressing, khususnya di area sayap.

“Kadang pressing kami di area lebar sedikit terlambat. Ada momen ketika lawan terlalu mudah membalikkan arah permainan. Itu harus segera kami evaluasi,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengapresiasi semangat para pemain yang terus menunjukkan progres positif, terutama dalam hal agresivitas dan semangat bermain kolektif.

“Saya melihat adanya kemauan untuk berkorban, bermain agresif, dan semakin kompak. Itu fondasi penting bagi kami menuju musim baru,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, pelatih berusia 57 tahun tersebut menilai progres tim cukup menggembirakan. Ia optimistis, dengan sisa waktu persiapan dan jadwal uji coba yang telah dirancang, tim akan siap tempur di laga perdana BRI Super League 2025/26 nanti. (Lib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *