Sriwijaya FC Dibantai 0-15, Rekor 75 Tahun Pecah, Skor Terbesar Sepanjang Sejarah Kompetisi Indonesia?

BANTEN, viralsumsel.com – Kekalahan telak Sriwijaya FC dengan skor 0-15 dari Adhyaksa FC Banten berpotensi tercatat sebagai rekor baru dalam sejarah kompetisi sepak bola Indonesia sepanjang 75 tahun terakhir.

Laga bersejarah itu terjadi pada pekan ke-18 Grup 1 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Banten International Stadium, Serang, Kamis (29/1/2026) malam.

Adhyaksa FC Banten tampil tanpa ampun sejak menit awal. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tim asuhan Ade Suhendra langsung menekan dan menutup babak pertama dengan keunggulan mencolok 7-0.

Dominasi berlanjut di babak kedua dengan delapan gol tambahan, membuat skor akhir menjadi 15-0—angka yang belum pernah tercapai dalam kompetisi resmi nasional sebelumnya.

Gawang Sriwijaya FC yang dijaga Rangga Pratama hingga menit ke-41, lalu dilanjutkan Muyassir, kebobolan tanpa henti. Lini belakang Laskar Wong Kito yang diperkuat Indra Mustafa Rukmana, Willyando, King Erick Cantona, Agni Fathurahman, Rizky Abdiansyah, dan Yanda Tofan tak mampu meredam gelombang serangan tuan rumah.

Baca Juga :  Sriwijaya FC Bakal Hadapi Dua Laga "Berat" di Kandang, Target Enam Poin!

Pesta gol Adhyaksa FC Banten dipimpin Makan Konate dan Ramiro Ezequiel Fergonzi yang masing-masing mencatatkan hat-trick. Konate mencetak gol pada menit 1, 6, dan 74, sementara Fergonzi menyumbang gol di menit 15, 67, dan 90.

Adilson Gancho da Silva menjadi pencetak gol terbanyak dengan enam gol, disusul Miftahul Hamdi yang menambah tiga gol. Laga yang dipimpin wasit Aprisman Aranda itu disaksikan 1.982 penonton.

Bagi Sriwijaya FC, kekalahan ini terasa sangat menyakitkan. Klub asal Palembang tersebut sedang berada dalam situasi sulit akibat keterbatasan finansial dan minimnya kedalaman skuad. Kondisi ini kontras dengan sejarah panjang Sriwijaya FC sebagai salah satu klub tersukses Indonesia, termasuk gelar Liga Indonesia 2007 dan ISL 2011/2012.

Baca Juga :  Lifter NPC Muba Perkasa di Peparprov Sumsel 2021

Dari sisi klasemen, kemenangan besar ini mengantarkan Adhyaksa FC Banten kokoh di peringkat kedua Grup 1 dengan 33 poin dan selisih gol +24 (45-21), hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen Garudayaksa FC. Sementara itu, Sriwijaya FC semakin terpuruk di dasar klasemen dengan dua poin dan selisih gol -56.

Skor 15-0 ini melampaui rekor sebelumnya, yakni kemenangan 14-0 Niac Mitra atas Cahaya Kita pada era Galatama 1982 serta kemenangan Persija Jakarta 13-0 atas Persis Solo di Kejurnas PSSI 1953/1954.

Jika disahkan secara statistik, laga ini akan menjadi kekalahan terbesar sepanjang sejarah kompetisi sepak bola Indonesia. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *