PALEMBANG, viralsumsel.com – Sumsel United dipastikan tampil dengan kekuatan yang lebih lengkap saat menghadapi Derby Sumatera Selatan jilid II melawan Sriwijaya FC pada pekan ke-17 kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Duel sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (24/1/2026), dengan kick-off pukul 15.30 WIB.
Kabar baik datang bagi kubu Laskar Juaro setelah tiga pilar utama mereka dipastikan kembali turun ke lapangan. Fernando Barbosa, Aziz Hutagalung, dan Rachmad Hidayat telah menyelesaikan masa hukuman akumulasi kartu kuning dan siap memperkuat tim. Kehadiran mereka diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap keseimbangan permainan Sumsel United, terutama di lini belakang dan sektor sayap.
Fernando Barbosa dan Aziz Hutagalung akan kembali mengawal pertahanan, yang diharapkan mampu tampil lebih solid dibandingkan laga sebelumnya. Sementara itu, Rachmad Hidayat diyakini bakal menambah daya gedor lini serang, khususnya dari sisi kanan yang selama ini menjadi salah satu senjata utama Sumsel United.
Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, menilai kembalinya tiga pemain tersebut menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi timnya. Terlebih, pada laga terakhir menghadapi Adhyaksa FC Banten, Sumsel United harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 2-1.
Menurut Nilmaizar, komposisi pemain yang lebih lengkap membuka peluang adanya penyesuaian strategi dan pendekatan taktikal. Ia berharap perubahan tersebut mampu membawa dampak positif terhadap performa tim saat menghadapi rival sekota.
“Ini tentu menjadi hal yang positif. Dengan kembalinya beberapa pemain inti, kami berharap ada peningkatan dari sisi permainan, baik secara taktikal maupun mental,” ujar pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.
Meski di atas kertas Sumsel United lebih diunggulkan, Nilmaizar tetap menekankan pentingnya sikap rendah hati kepada seluruh pemain. Ia mengingatkan agar anak asuhnya tidak memandang sebelah mata kondisi Sriwijaya FC, meski saat ini tengah terpuruk di papan klasemen.
Sriwijaya FC atau Laskar Wong Kito masih berada di dasar klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat, dengan raihan 2 poin dari 16 pertandingan. Sebaliknya, Sumsel United menempati posisi ketiga dengan koleksi 27 poin dari jumlah laga yang sama.
“Saya selalu menekankan kepada pemain agar tidak meremehkan siapa pun. Dalam sepak bola, kondisi di atas kertas tidak selalu menentukan hasil di lapangan,” tegas Nilmaizar.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga menyangkut harga diri dan kebanggaan daerah. Derby Sumatera Selatan selalu menghadirkan atmosfer berbeda, penuh tensi, dan emosi tinggi. Tambahan poin juga sangat krusial bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga peluang mereka di sisa kompetisi. (bbs)






