Tim Dokkes Pastikan Menu MBG SPPG Polres Ogan Ilir Aman dari Bahan Berbahaya

OGAN ILIR, viralsumsel.com – Polres Ogan Ilir kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat, khususnya peserta program School Feeding melalui Sistem Pemerataan Pemberian Gizi (SPPG) Polri.

Pada Senin (8/12/2025), Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Ogan Ilir menggelar pemeriksaan keamanan pangan secara menyeluruh terhadap menu Makanan Bergizi (MBG) yang akan disebar ke ribuan penerima manfaat di wilayah Indralaya.

Kegiatan pemeriksaan yang dipusatkan di Klinik Polres Ogan Ilir ini berlangsung mulai pukul 07.00 WIB, dipimpin langsung oleh Ps. Kasi Dokkes Polres Ogan Ilir, Aipda Husni Mubarak, AMKL. Ia didampingi tim yang terdiri dari personel Dokkes dan ahli gizi yang memiliki kompetensi dalam analisis organoleptik maupun kimiawi.

Pemeriksaan Ketat untuk Pastikan Mutu dan Keamanan

Tim Dokkes melakukan evaluasi terhadap berbagai jenis menu MBG yang rencananya akan didistribusikan dalam waktu dekat. Menu tersebut antara lain nasi putih, dori krispi saus BBQ, tahu Sumedang, irisan timun sebagai sayuran pendamping, serta buah semangka sebagai sumber vitamin dan hidrasi.

Aipda Husni menjelaskan pemeriksaan dilakukan melalui dua tahap pengujian. Pertama adalah pemeriksaan organoleptik, yakni pengujian fisik terhadap bentuk, warna, aroma, dan rasa makanan. Metode ini bertujuan mendeteksi perubahan fisik yang dapat menjadi indikator kerusakan atau kontaminasi.

Baca Juga :  Sekda Sumsel Edward Candra Dampingi Wamentan RI Kunjungi Pabrik PT Pusri

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan kimiawi, yaitu pendeteksian kandungan zat berbahaya yang berpotensi digunakan dalam bahan makanan, seperti cyanide, nitrit, arsen, hingga formalin. Zat-zat tersebut kerap ditemukan pada makanan yang tidak layak konsumsi atau diproses secara tidak aman.

Dari seluruh rangkaian pengujian, tim tidak menemukan adanya indikasi bahaya. “Seluruh sampel makanan dinyatakan normal dari sisi fisik dan negatif dari zat berbahaya pada pengujian kimiawi,” kata Aipda Husni.

3.264 Porsi MBG Siap Didistribusikan

Setelah seluruh menu dinyatakan aman, Dokkes Polres Ogan Ilir memberikan izin distribusi makanan. Total ada 3.264 porsi MBG yang dipersiapkan untuk didistribusikan ke sejumlah lembaga pendidikan dan layanan masyarakat di Kecamatan Indralaya.

Penerima manfaat program ini meliputi, TK/PAUD, SD, SMP/MTs, SMA/MAN,  serta Posyandu.

Program MBG SPPG Polri sendiri merupakan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan status gizi anak usia sekolah dan masyarakat, serta bagian dari strategi Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan publik melalui pemberian makanan bergizi secara merata.

Komitmen Polres Ogan Ilir terhadap Keamanan Pangan

Aipda Husni menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini bukan yang pertama, tetapi merupakan rangkaian rutin yang akan terus dilakukan.

Baca Juga :  Polres Ogan Ilir Intensifkan Kampanye Anti-Narkoba, Sie Humas Pasang Spanduk dan Stiker Imbauan di Titik Keramaian

“Kami memastikan seluruh makanan yang dibagikan kepada masyarakat, terutama anak-anak, memenuhi standar keamanan dan kualitas gizi. Tidak boleh ada kompromi dalam hal makanan yang dikonsumsi publik,” ujarnya.

Selain memastikan makanan bebas dari bahan berbahaya, tim Dokkes juga memantau proses penyiapan makanan, kebersihan peralatan, serta penyimpanan bahan baku. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa kualitas makanan tetap terjaga hingga sampai ke tangan penerima.

Pengawasan seperti ini juga menjadi bentuk edukasi kepada penyedia makanan agar selalu berpegang pada standar higienitas dan keamanan pangan. Dengan demikian, kasus keracunan makanan massal dapat dicegah dan kualitas kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Melalui kegiatan pemeriksaan ini, Polres Ogan Ilir berharap masyarakat semakin percaya terhadap program MBG SPPG Polri. Selain mendukung pemenuhan gizi, program ini juga mendorong budaya konsumsi makanan sehat sejak dini.

Dengan pengawasan yang ketat dan rutin, Tim Dokkes ingin memastikan tidak hanya keamanan pangan, tetapi juga keberlanjutan program dalam meningkatkan kualitas hidup generasi muda, khususnya di wilayah Ogan Ilir. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *