PALEMBANG, VIRALSUMSEL.COM – Tomi Darmawan menjadi salah satu sosok penting di balik kemenangan perdana Sumsel United pada Pegadaian Championship 2026/27. Pemain sayap tersebut mencetak gol pembuka ketika Laskar Juaro bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh, Jumat (2/10/2026).
Sontekan Tomi pada pertengahan babak pertama menjadi awal momentum kebangkitan Sumsel United. Gol tersebut turut mengantarkan tim besutan Laskar Juaro meraih tiga poin dari kandang Laskar Rencong setelah sebelumnya hanya mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan.
Bagi Tomi, kemenangan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar tambahan tiga angka. Hasil positif di Banda Aceh dinilai penting untuk mengangkat kepercayaan diri seluruh pemain setelah menjalani awal kompetisi yang belum sesuai harapan.
“Poin ini sangat penting buat kami, tidak hanya berarti tiga poin namun juga mengangkat moril seluruh tim. Sebelumnya kami tidaklah bermain buruk namun hasil positif belum berhasil didapatkan, dalam sepakbola terkadang memang diperlukan sedikit keberuntungan disaat seluruhnya sudah bermain baik,” ujar pemain kelahiran 16 Maret 2001 tersebut.
Kemenangan atas Persiraja juga membuat Sumsel United memiliki modal untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Tomi berharap hasil tersebut menjadi awal dari rangkaian pertandingan positif yang dapat membawa Laskar Juaro perlahan meninggalkan papan bawah.
Menurutnya, kerja keras dan konsistensi menjadi dua hal yang harus dipertahankan tim. Para pemain juga diminta tetap fokus sepanjang pertandingan dan meminimalkan kesalahan sendiri.
“Yang terpenting kerja keras dan menjaga konsistensi di setiap laga. Tim pelatih juga terus mengingatkan kami agar terus fokus di 90 menit dan mengurangi kesalahan sendiri. Saya pribadi senang karena seluruh pemain saling support, siapapun yang turun ke lapangan akan selalu didukung,” tegas Tomi.
Tiga Kali Starter
Tomi sendiri masih menjadi salah satu pilihan utama di lini serang Sumsel United musim ini. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, pemain bernomor punggung 22 tersebut sudah tiga kali dipercaya tampil sebagai starter.
Meski mendapat kepercayaan untuk tampil reguler, Tomi mengaku tidak memasang target pribadi. Baginya, tugas utama sebagai pemain adalah menjalani latihan dengan maksimal dan memberikan kemampuan terbaik ketika mendapat kesempatan bermain.
“Sebagai pemain tugas saya hanya berlatih dan menunjukkan yang terbaik jika diturunkan di pertandingan, saya tidak ada target pribadi yang terpenting Sumsel United bisa meraih hasil maksimal di musim ini,” tambahnya.
Namun, di balik keberhasilan Tomi membantu Sumsel United meraih kemenangan perdana, terdapat kabar duka yang harus dihadapinya. Pemain jebolan PPLP Muba tersebut saat ini berada di kampung halamannya di kawasan Panjang, Bandar Lampung.
Tomi harus pulang ke daerah asalnya setelah mendapat kabar bahwa kakak tercintanya meninggal dunia. Setelah kembali dari Palembang pada Sabtu (3/10), ia langsung berkumpul bersama keluarga besar untuk mengikuti proses pemakaman.
Tomi pun telah meminta izin kepada manajemen Sumsel United untuk sementara meninggalkan tim. Baginya, keluarga memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola.
“Saya memang meminta izin sebentar ke manajemen guna turut mengantar dan mengikuti proses pemakaman kakak saya. Bagaimanapun keluarga sangat penting dalam perjalanan karier saya karena mereka yang terus mendorong dan mendampingi di segala kondisi,” pungkasnya.
Kini, setelah kemenangan perdana berhasil diraih, Sumsel United memiliki pekerjaan berikutnya untuk menjaga momentum. Sementara bagi Tomi, dukungan keluarga menjadi bagian penting yang diharapkan terus menguatkannya, baik dalam menghadapi perjalanan karier maupun tantangan bersama Laskar Juaro di Pegadaian Championship 2026/27. (bbs/ion)






