Sepasang Remaja yang Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia

MODUS302 Dilihat

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Sepasang remaja yang tenggelam di perairan Sungai Musi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kedua remaja bernasib malang tersebut adalah Tegar (18) dan Meliana (17).

Tegar dan Meliana berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan tidak sampai 24 jam dari laporan masyarakat perihal tenggelamnya sepasang remaja tersebut. Tepatnya Minggu (23/8/2020) malam lebih kurang pukul 23.35 WIB.

Sepasang remaja ini ditemukan tak jauh dari tempat keduanya terpeleset, jatuh lalu menghilang dari Dermaga 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang Minggu (23/8/2020) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban pertama yang ditemukan Tim SAR Gabungan adalah Tegar. Tapi selang beberapa menit korban kedua Meliana juga berhasil ditemukan. Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal korban jatuh.

Baca Juga :  Jasad Suwandi Ditemukan “Ngapung” di Sungai Musi

Kepala Kantor Basarnas Palembang Hery Marantika SH MSi mengatakan kedua korban Tegar (18) dan Meliana (17) berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi korban jatuh Minggu sekira pukul 23.35 WIB.

“Setelah dievakuasi jenazah kedua korban dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga guna dilakukan proses pemakaman,” ungkap Hery kepada sejumlah awak media usai evakuasi kedua jenazah korban tenggelam tersebut.

Dikatakan Hery, Tim SAR Gabungan selama melakukan proses pencarian ini menghadapi berbagai kkendala. Seperti faktor cuaca dan arus sungai yang deras, serta keruhnya air sungai juga menjadi kendala tersendiri bagi Tim SAR Gabungan.

Menurutnya, dikarenakan dengan kondisi air yang keruh maka akan sulit untuk dilakukan penyelamat. Dikarenakan jarak pandang atau visibility didalam air menjadi tidak terlihat sehingga sangat membahayakan jika dipaksakan untuk dilakukan.

Baca Juga :  Luar Biasa, Provinsi Sumsel Berhasil Pecahkan Rekor MURI Minum Kopi Terbanyak di Pinggir Sungai 

“Kepada seluruh masyarakat, Marilah kita bersama-sama, membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan baik secara perorangan maupun secara bersama. dan juga kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR ini sehingga seluruh korban dapat dengan cepat ditemukan dan dievakuasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Hery menambahkan, dengan telah ditemukannya seluruh korban maka secara resmi operasi SAR ini dinyatakan ditutup. “Serta semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan kekesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,”pungkas dia. (kai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *