GIANYAR, VIRALSUMSEL.COM – Kemenangan Bali United FC atas PSS Sleman pada pekan perdana BRI Super League 2026/2027 belum sepenuhnya membuat pelatih Johnny Jansen merasa tenang.
Di balik tiga poin yang berhasil diamankan, Bali United masih menghadapi persoalan kebugaran sejumlah pemain. Kondisi tersebut menjadi perhatian Jansen karena Serdadu Tridatu harus segera mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya.
Dua pemain asing Bali United, Joao Ferrari dan Thomas Lham, masih menjalani proses pemulihan cedera. Situasi tersebut membuat tim pelatih harus lebih cermat dalam menentukan komposisi skuad, terutama dengan padatnya perjalanan kompetisi yang masih panjang.
Jansen berharap Joao Ferrari dapat segera kembali bergabung dengan tim. Pelatih asal Belanda tersebut memastikan pihak klub terus memberikan dukungan agar proses rehabilitasi pemain berjalan dengan baik.
“Kami berharap Joao Ferrari bisa segera kembali. Saat ini kami terus bekerja keras mendukung proses pemulihannya dan memberikan pendampingan selama menjalani rehabilitasi,” ujar Johnny Jansen.
Thomas Lham Masih Butuh Waktu
Persoalan kebugaran juga dialami Thomas Lham. Jansen memperkirakan pemain tersebut masih membutuhkan waktu beberapa pekan sebelum benar-benar siap kembali memperkuat Bali United dalam pertandingan kompetitif.
Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Bali United. Kehadiran pemain asing memiliki peran penting dalam pilihan strategi dan komposisi tim sehingga absennya dua pemain tersebut membuat ruang gerak pelatih menjadi lebih terbatas.
Sementara itu, kabar lebih positif datang dari Tim Receveur. Pemain tersebut mulai menunjukkan perkembangan setelah sebelumnya mengalami masalah pada bagian rusuk.
Meski demikian, Jansen menilai kondisi Receveur belum memungkinkan untuk dimainkan sejak menit awal. Pada pertandingan sebelumnya, pemain tersebut masih berada di bangku cadangan dan disiapkan sebagai opsi apabila dibutuhkan.
“Tim Receveur sudah menunjukkan perkembangan yang positif. Namun, kondisinya belum cukup siap untuk bermain sejak awal pertandingan sehingga untuk sementara dia masih membantu tim dari bangku cadangan,” jelas Jansen.
Jansen Tak Mau Ambil Risiko
Dengan kondisi sejumlah pemain yang belum sepenuhnya pulih, Jansen menyadari pentingnya mengelola skuad secara hati-hati. Ia tidak ingin memaksakan pemain yang belum berada dalam kondisi terbaik karena kompetisi baru memasuki pekan-pekan awal.
Menurutnya, proses pemulihan setiap pemain harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Bali United masih memiliki perjalanan panjang sepanjang musim sehingga menjaga kebugaran pemain menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan konsistensi performa.
Jansen juga mengakui absennya pemain asing tentu berpengaruh terhadap opsi yang tersedia bagi tim. Namun, situasi tersebut harus dihadapi dengan tetap memberikan dukungan kepada pemain yang sedang menjalani pemulihan.
“Saat ini kami memang memiliki dua pemain asing yang sedang mengalami masalah. Situasi ini tentu bukan sesuatu yang kami inginkan, tetapi kami akan terus memberikan dukungan agar mereka dapat kembali secepat mungkin dan dengan kondisi yang lebih kuat,” katanya.
Kemenangan pada pekan pertama menjadi modal positif bagi Bali United untuk menatap pertandingan selanjutnya. Namun, Jansen menyadari perjalanan kompetisi masih panjang sehingga menjaga kondisi fisik seluruh pemain menjadi pekerjaan penting bagi tim pelatih.
Bali United tidak hanya dituntut mempertahankan hasil positif, tetapi juga harus mampu mengelola kebugaran pemain agar tidak mengalami masalah yang lebih serius sepanjang musim.
Selanjutnya, Bali United akan menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (12/9/2026) malam.
Laga kandang tersebut menjadi kesempatan bagi Bali United untuk melanjutkan tren positif sekaligus menguji kedalaman skuad di tengah kondisi sejumlah pemain yang belum sepenuhnya fit. (bbs/ion)











