BANJARMASIN, viralsumsel.com – PS Barito Putera kembali mempercayakan kursi pelatih kepala kepada Djadjang Nurdjaman untuk melanjutkan perjuangan tim di kompetisi Pegadaian Championship 2026/27. Pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut resmi diperkenalkan pada Selasa (20/10/2026) siang.
Penunjukan Djanur diharapkan menjadi langkah bagi Laskar Antasari untuk meningkatkan performa sekaligus memperkuat kekompakan tim di tengah ketatnya persaingan kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut.
CEO PS Barito Putera, H. Hasnuryadi Sulaiman, berharap pengalaman dan kompetensi Djanur mampu membawa perubahan positif bagi tim. Ia menilai, kehadiran pelatih berpengalaman menjadi salah satu faktor penting untuk membantu Barito Putera menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Kami berharap pengalaman dan kompetensi Coach Djanur dapat membantu tim berkembang, membangun kekompakan, serta menghadapi kompetisi dengan kesiapan dan semangat yang lebih kuat,” ucap Hasnuryadi.
Menurutnya, pembenahan tim tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil pertandingan. Membangun kebersamaan, menjaga komunikasi antarpemain, serta menumbuhkan tanggung jawab terhadap klub dan masyarakat Banua juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Barito Putera musim ini.
Hasnuryadi berharap Djanur dapat membangun fondasi permainan yang lebih solid sehingga tim mampu bersaing secara konsisten sepanjang kompetisi.
“Barito Putera bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang kebersamaan dan tanggung jawab untuk masyarakat Banua,” imbuhnya.
Barito Putera Berada di Posisi ke-10 Grup B
Penunjukan Djanur datang ketika Barito Putera masih berupaya memperbaiki posisinya di klasemen sementara Pegadaian Championship 2026/27.
Hingga pekan keenam, Laskar Antasari mencatatkan tiga kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang. Raihan tersebut menempatkan Barito Putera di posisi ke-10 dengan koleksi 10 poin.
Barito Putera masih terpaut empat poin dari Deltras FC yang berada di puncak klasemen sementara Grup B. Situasi ini membuat setiap pertandingan berikutnya menjadi kesempatan penting bagi tim untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga peluang bersaing di papan atas.
Kehadiran Djanur diharapkan mampu membantu tim meningkatkan konsistensi permainan. Selain memaksimalkan potensi pemain, pembentukan organisasi permainan dan kekompakan antarlini juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Langsung Hadapi PSBS Biak di Solo
Tugas pertama Djanur bersama Barito Putera sudah menanti. Laskar Antasari dijadwalkan menghadapi PSBS Biak dalam laga tandang di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (23/10/2026) malam.
Pertandingan tersebut menjadi ujian awal bagi Djanur untuk melihat kesiapan tim sekaligus mempertahankan momentum positif yang telah dibangun pada dua pertandingan terakhir.
Barito Putera sebelumnya mampu meraih kemenangan dalam dua laga tersebut tanpa kebobolan atau mencatatkan clean sheet. Catatan itu menjadi modal penting yang diharapkan dapat dipertahankan ketika menghadapi PSBS Biak.
Meski demikian, tantangan di Solo tetap membutuhkan kesiapan menyeluruh, baik dari sisi pertahanan maupun efektivitas serangan. Djanur dituntut segera beradaptasi dengan kondisi tim agar persiapan menuju pertandingan berjalan optimal.
Bagi Barito Putera, penunjukan kembali Djanur bukan sekadar pergantian figur di kursi pelatih. Keputusan tersebut juga membawa harapan agar Laskar Antasari mampu tampil lebih solid, menjaga tren positif, dan kembali bersaing dalam perebutan posisi terbaik di Pegadaian Championship 2026/27. (lib/ion)






