BRI Finance Perkuat Fundamental Bisnis, Siap Hadapi Tekanan Suku Bunga Tinggi

VIRALSUMSEL.COM – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) terus memperkuat fondasi bisnis di tengah kondisi suku bunga yang masih berada pada level relatif tinggi. Perusahaan pembiayaan yang merupakan bagian dari BRI Group ini mengedepankan strategi pendanaan yang efisien, ekspansi pembiayaan yang lebih selektif, serta penguatan manajemen risiko untuk menjaga pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap tantangan yang tengah dihadapi industri multifinance, terutama meningkatnya biaya pendanaan (cost of fund) yang berpotensi menekan margin keuntungan perusahaan pembiayaan.

Selain menjaga profitabilitas, BRI Finance juga berupaya mempertahankan kualitas portofolio pembiayaan agar tetap sehat di tengah dinamika ekonomi nasional yang terus berkembang.

Industri Multifinance Dituntut Lebih Adaptif

Kondisi suku bunga yang tinggi menjadi salah satu faktor eksternal yang terus dipantau pelaku industri pembiayaan. Kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap struktur biaya perusahaan sehingga diperlukan strategi yang tepat agar bisnis tetap mampu tumbuh tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga daya saing sekaligus memastikan kinerja perusahaan tetap berada pada jalur yang positif.

Menurutnya, fokus utama BRI Finance saat ini adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, dan profitabilitas perusahaan.

Baca Juga :  Dirut KAI: Apresiasi Masyarakat Jadi Penyemangat KAI Tingkatkan Layanan

“Kondisi suku bunga yang masih relatif tinggi memang menjadi tantangan tersendiri bagi industri pembiayaan. Karena itu kami terus mengoptimalkan pengelolaan biaya dana, meningkatkan efisiensi operasional, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan agar kinerja perusahaan tetap terjaga,” jelas Aditia.

Evaluasi Strategi Pricing Dilakukan Secara Berkala

Meningkatnya biaya pendanaan dapat memberikan tekanan terhadap margin pembiayaan apabila tidak diantisipasi dengan strategi yang tepat.

Untuk itu, BRI Finance secara rutin melakukan evaluasi terhadap strategi pricing atau penetapan harga pembiayaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari kondisi pasar, tingkat persaingan, hingga kemampuan finansial nasabah.

Pendekatan tersebut dilakukan agar perusahaan tetap mampu menawarkan produk pembiayaan yang kompetitif tanpa mengorbankan kesehatan bisnis dalam jangka panjang.

Diversifikasi Pendanaan Jadi Kunci Stabilitas

Selain mengelola strategi pembiayaan, BRI Finance juga terus memperkuat struktur pendanaannya melalui diversifikasi sumber dana.

Perusahaan mengoptimalkan pembiayaan dari pinjaman perbankan, penerbitan obligasi, hingga memperkuat sinergi dengan induk usaha melalui skema joint financing bersama BRI.

Strategi tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas biaya dana sekaligus memperkuat struktur liabilitas perusahaan agar lebih tangguh menghadapi perubahan kondisi ekonomi.

Perkuat Manajemen Risiko dan Digitalisasi

Tidak hanya fokus pada aspek pendanaan, BRI Finance juga memperkuat proses underwriting dan pengelolaan risiko guna menjaga rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF) tetap berada pada level yang sehat.

Baca Juga :  Genjot Pembiayaan Kendaraan Bekas, BRI Finance Tawarkan Promo Spesial

Di sisi lain, perusahaan terus mengembangkan digitalisasi proses bisnis sebagai bagian dari transformasi layanan.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, proses operasional diharapkan menjadi lebih efisien sekaligus memberikan pengalaman layanan yang lebih cepat, mudah, dan andal bagi seluruh nasabah.

Pembiayaan Tumbuh 59,32 Persen

Strategi yang diterapkan perusahaan mulai menunjukkan hasil positif.

Hingga Mei 2026, BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 59,32 persen secara tahunan (year-on-year).

Kinerja tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus memperluas penyaluran pembiayaan berkualitas di tengah tantangan industri yang masih berlangsung.

Aditia menegaskan, pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai apabila didukung kualitas portofolio yang sehat serta struktur pendanaan yang kuat.

Dengan dukungan ekosistem BRI Group, disiplin dalam pengelolaan risiko, serta strategi bisnis yang adaptif, BRI Finance optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif bagi masyarakat.

“Ke depan kami akan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas pembiayaan. Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat, kami optimistis dapat terus tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan layanan pembiayaan terbaik bagi masyarakat,” ujar Aditia. (bbs) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *