Feby Herman Deru Luncurkan TAMASYA di Sumsel, Dukung Pengasuhan Anak Berkualitas

PALEMBANG, VIRALSUMSEL.COM – Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Bunda PAUD Sumsel, Feby Herman Deru, meluncurkan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) bersama Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel, Arios Sapli, Selasa (20/10/2026).

Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan kegiatan penguatan penyelenggaraan TAMASYA sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pengasuhan anak di Sumatera Selatan.

Program TAMASYA menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan serta pengasuhan yang layak bagi anak. Melalui program ini, kebutuhan anak diharapkan dapat terpenuhi dengan baik, terutama dalam mendukung tumbuh kembang mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel, Arios Sapli, mengatakan TAMASYA memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 yang sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Arios, Indonesia diproyeksikan menghadapi bonus demografi, yakni kondisi ketika penduduk usia produktif memiliki proporsi besar. Peluang tersebut perlu dipersiapkan sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan dasar anak, termasuk perlindungan, pengasuhan, pendidikan, serta dukungan terhadap perkembangan karakter.

Baca Juga :  Cahaya Ramadhan 1447 H: PT TSM Tebar Berkah untuk 175 Anak Panti di Masjid Raya Citra Grand City

“Anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perlindungan dan pengasuhan yang layak. TAMASYA hadir memberikan layanan yang integratif,” ujar Arios.

Ia menjelaskan, TAMASYA tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya generasi yang unggul, sehat, dan berkarakter melalui layanan pengasuhan yang memperhatikan kebutuhan serta perkembangan anak.

TAMASYA Diharapkan Membantu Orang Tua Bekerja

Sementara itu, Bunda PAUD Sumsel, Feby Herman Deru, berharap program TAMASYA dapat menjadi solusi bagi para orang tua, khususnya ibu bekerja, yang membutuhkan layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas.

Dengan adanya layanan pengasuhan yang tepat, orang tua diharapkan dapat menjalankan aktivitas pekerjaan dengan lebih tenang karena anak-anak memperoleh perhatian, perlindungan, dan pendampingan selama berada dalam pengasuhan.

Feby menekankan pentingnya lingkungan pengasuhan yang tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan kasih sayang dan kegiatan edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak.

Kebutuhan tersebut menjadi perhatian penting bagi keluarga, terutama bagi orang tua yang harus membagi waktu antara pekerjaan dan tanggung jawab pengasuhan. Kehadiran layanan seperti TAMASYA diharapkan dapat membantu keluarga memperoleh dukungan yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Instruksi Gubernur, Tim Gabungan Gelar Penertiban Kendaraan Besar di Sumsel

Dukung Tumbuh Kembang Anak Menuju Indonesia Emas 2045

Melalui program TAMASYA, pemenuhan kebutuhan pengasuhan anak diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa membutuhkan lingkungan yang mendukung perkembangan fisik, sosial, emosional, serta pembentukan karakter sejak usia dini.

Di sisi lain, tersedianya layanan pengasuhan yang aman dan edukatif juga diharapkan membantu orang tua, khususnya ibu bekerja, menjalankan perannya secara lebih seimbang.

Penguatan penyelenggaraan TAMASYA di Sumatera Selatan menjadi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Dengan dukungan keluarga, pemerintah, dan penyedia layanan pengasuhan, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkualitas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Program ini diharapkan turut mendukung persiapan generasi menuju Indonesia Emas 2045, ketika kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam memanfaatkan peluang bonus demografi dan mendorong kemajuan bangsa. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *