VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Masih ingat dengan Mufutau Opeyem Ogunsola. Ya, Mufutau Opeyem Ogunsola merupakan pemain naturalisasi asal Nigeria. Dia berposisi sebagai gelandang.
Mufutau Opeyem Ogunsola pernah menjalani trial atau seleksi bersama Sriwijaya FC. Namun belum berjodoh alias masih tidak sesuai dengan kebutuhan tim SFC –singkatan Sriwijaya FC. Sehingga Obi ,sapaan akrab Mufutau Opeyem Ogunsola, dipersilahkan angkat kaki untuk mencari klub lain.
Sebelum menjalani serangkaian trial bersama Laskar Wong Kito –julukan Sriwijaya FC- Mufutau Opeyem Ogunsola juga pernah mengikuti trial di Dewa United FC. Namun juga gagal.
Tapi kini Mufutau Opeyem Ogunsola tak lagi berpetualang. Itu setelah klub Liga 2 Atta Halilintar (AHHA) PS Pati meresmikan tanda tangan pemain yang resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) tahun lalu (2020).
Lewat akan resmi media sosial AHHA PS Pati, siang ini mengumumkan pemain rekrutan teranyar. Pemain tersebut tak lain adalah Mufutau Opeyem Ogunsola. “Welcome OBI KANTE. Mufutau Opeyemi Ogunsola pemain naturalisasi dari Nigeria,” tulis AHHA PS Pati FC, Minggu (20/6/2021) siang.
Atta Halilintas Chairman AHHA PS Pati ikut menanggapi postingan tersebut. “Obi Kanteeee,” kata Atta Halilintar Youtuber Top Tanah Air yang sempat melakukan penjajakan kerjasama dengan Sriwijaya FC ini.
Hanya memberi tahu, sebelumnya Sriwijaya FC tak mau beli pemain naturalisasi dalam karung. Hal tersebut diungkapkan Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) selaku pengelola Sriwijaya FC.
Tidak terkecuali pemain naturalisasi asal Nigeria, Mufutau Opeyem Ogunsola. Karena itu Mafutau diminta untuk trial terlebih dahulu sebelum teken kontrak.
Direktur Teknik Sriwijaya FC Indrayadi mengatakan, secara permainan tipenya memang gelandang bertahan, jika benar dia bermain seperti didalam video itu, maka cukup bagus dan dia sosok pemain dibutuhkan tim.
“Sebab kita lihat dari video itu, lugas mainnya Coach Nil Maizar juga sudah lihat videonya, Makanya setelah diskusi dengan Coah Nil. Dia bilang silakan kalau mau trial.” Kata Indrayadi. (ion)