Gol Bayu Pradana Bungkam PSIS di Stadion Jatidiri

SEMARANG, viralsumsel.com – PSIS Semarang harus menelan pil pahit setelah gagal meraih poin saat menjamu PS Barito Putera dalam lanjutan pekan ke-23 Pegadaian Championship musim 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Jatidiri, Minggu (5/4/2026), tim berjuluk Mahesa Jenar kalah tipis dengan skor 0-1.

Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut dicetak oleh gelandang senior Barito Putera, Bayu Pradana, pada menit ke-24. Ia memanfaatkan kelengahan lini belakang PSIS dengan sepakan keras yang tak mampu dibendung penjaga gawang tuan rumah.

Kekalahan ini membuat PSIS gagal menambah poin dan tetap tertahan di angka 19. Posisi mereka pun belum beranjak dari peringkat ke-8 klasemen sementara Grup 2 (Timur). Ancaman datang dari Persiba Balikpapan yang berada tepat di bawah dengan 17 poin, hanya terpaut dua angka. Sementara posisi juru kunci masih ditempati Persipal FC dengan tujuh poin.

Baca Juga :  Sundulan Super Sub Kahar Kalu Jadi Penentu, Dedikasikan Gol untuk Keluarga

Pelatih PSIS, Andri Ramawi, mengaku bertanggung jawab atas hasil negatif tersebut. Ia menyampaikan kekecewaannya karena tim gagal memanfaatkan laga kandang untuk meraih kemenangan.

Dalam evaluasinya, Andri menjelaskan bahwa tim pelatih sebenarnya telah mencoba melakukan perubahan strategi setelah tertinggal di babak pertama. Beberapa pemain dengan karakter menyerang dimasukkan guna meningkatkan daya gedor.

Namun, berbagai peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol. Penyelesaian akhir menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini.

Situasi tersebut berbanding terbalik dengan performa PSIS pada laga sebelumnya, ketika mereka tampil impresif dengan kemenangan telak 6-1 atas Persipal FC. Kala itu, efektivitas serangan menjadi kekuatan utama Mahesa Jenar.

Andri juga mengakui solidnya pertahanan Barito Putera yang tampil disiplin sepanjang pertandingan, sehingga menyulitkan lini depan PSIS untuk menembus pertahanan lawan.

Baca Juga :  Persipal Palu Tahan Imbang Deltras FC Tanpa Gol di Stadion Gawalise

Dengan empat pertandingan tersisa di putaran ketiga, Andri menegaskan seluruh laga akan diperlakukan seperti partai final. Ia menilai posisi tim saat ini masih belum aman dari ancaman degradasi maupun zona playoff.

PSIS pun dituntut untuk meraih poin maksimal di sisa pertandingan agar dapat bertahan tanpa harus melalui babak tambahan.

Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi PSIS untuk segera berbenah, terutama dalam aspek efektivitas serangan. Konsistensi permainan dinilai akan menjadi kunci utama dalam menentukan nasib tim di akhir musim. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *