UDINE, viralsumsel.com – AS Roma harus pulang dengan tangan hampa usai takluk 0-1 dari tuan rumah Udinese dalam lanjutan pekan ke-23 Liga Italia Serie A 2025/26.
Laga yang berlangsung di Stadion Bluenergy – Stadio Friuli, Udine, Selasa (3/2/2026) dini hari WIB itu berjalan sengit sejak menit awal.
Meski tampil dominan dalam penguasaan bola, Roma gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas. Sebaliknya, Udinese tampil lebih efektif dan mampu mencuri kemenangan lewat gol tunggal yang dicetak Jürgen Ekkelenkamp pada awal babak kedua.
Pertandingan sendiri dipimpin wasit Juan Luca Sacchi dan diwarnai dengan permainan keras dari kedua tim. Pada babak pertama, kedua kesebelasan sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan sehingga skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Sejumlah pelanggaran keras mewarnai jalannya laga. Bek Roma Evan Ndicka sempat mendapat sorotan pada menit ke-7 akibat handball, disusul beberapa kartu kuning untuk pemain Udinese seperti Keinan Davis dan Thomas Kristensen.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Udinese akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-49 melalui Ekkelenkamp. Gol tersebut berawal dari serangan cepat yang gagal diantisipasi barisan belakang Roma.
Setelah tertinggal, pelatih AS Roma melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Solidnya lini pertahanan Udinese membuat Paulo Dybala dan kolega kesulitan mencetak gol penyama kedudukan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Udinese tetap bertahan.
Hasil ini membuat Roma gagal menembus empat besar klasemen sementara Serie A. Giallorossi tertahan di posisi kelima dengan koleksi 43 poin dari 23 pertandingan.
Sementara itu, kemenangan penting ini membawa Udinese naik ke peringkat sembilan dengan raihan 32 poin. Tambahan tiga angka tersebut mempertegas posisi mereka di papan tengah klasemen.
Di puncak klasemen, Inter Milan masih kokoh memimpin dengan 55 poin, disusul AC Milan (47), Napoli (46), dan Juventus (45).
Pelatih Udinese Kosta Runjaic menyebut kemenangan ini sangat berarti bagi timnya. “Kami bermain disiplin dan sabar. Para pemain menunjukkan mentalitas yang luar biasa untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan,” ujarnya.
Di sisi lain, kubu Roma mengakui timnya kurang efektif dalam memanfaatkan peluang. “Kami menciptakan beberapa kesempatan, tetapi penyelesaian akhir belum maksimal. Ini menjadi evaluasi penting bagi laga berikutnya,” ungkap Gian Piero Gasperini .
Kekalahan ini menjadi alarm bagi AS Roma yang tengah berjuang mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Pada pertandingan berikutnya, mereka dituntut segera bangkit demi menjaga persaingan di papan atas. (bbs)






