Gubernur Herman Deru Resmikan SMA Negeri Ketapat Bening, Sekolah Terjauh di Muratara Disiapkan Jadi Role Model Pendidikan Sumsel

MURATARA, VIRALSUMSEL.COM – Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan berkualitas hingga ke wilayah pelosok kembali dibuktikan.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru meresmikan Gedung SMA Negeri Ketapat Bening di Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (15/7/2026).

Peresmian sekolah yang berada di salah satu kawasan terjauh di Sumsel tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat layanan pendidikan sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda di daerah terpencil untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling berharga dalam membangun masa depan bangsa. Menurutnya, tidak ada pengorbanan yang terlalu besar jika menyangkut pendidikan anak-anak, karena pendidikan menjadi kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan kebodohan.

“Kalau bicara pendidikan, kita tidak bicara biaya. Jangankan pemerintah, orang tua pun rela menjual hartanya demi anak bisa bersekolah. Karena itu, pendidikan harus ditempatkan pada kasta tertinggi dalam kehidupan. Di dalamnya ada ilmu agama, akhlak, dan ilmu pengetahuan,” ujar Herman Deru.

Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan Daerah

Herman Deru menilai pendidikan merupakan instrumen paling efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang merata tanpa membedakan antara wilayah perkotaan maupun daerah terpencil.

Menurutnya, kehadiran SMA Negeri Ketapat Bening harus menjadi simbol pemerataan pembangunan pendidikan di Sumatera Selatan.

Ia berharap sekolah tersebut mampu berkembang menjadi sekolah unggulan yang melahirkan generasi muda berprestasi sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di wilayah terpencil.

Baca Juga :  Santri Ganjar Beri Pembekalan soal Kemampuan Desain Grafis

“Saya sengaja datang ke sini karena pendidikan sangat penting. Walaupun sekolah ini berada jauh dari ibu kota provinsi, kualitas pelayanannya harus tetap istimewa. Jadikan SMA Negeri Ketapat Bening sebagai ikon pendidikan di Muratara dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah di daerah terjauh di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Herman Deru Minta Guru Dimuliakan

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga mengingatkan pentingnya menghargai profesi guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, seluruh guru memiliki peran yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga tidak boleh ada perlakuan yang membedakan satu sama lain.

“Saya selalu mengingatkan agar kita tidak membeda-bedakan guru. Semua guru mempunyai jasa yang sama dalam mencerdaskan anak bangsa. Tidak ada profesi apa pun yang lahir tanpa dididik oleh seorang guru,” katanya.

Ia menilai penghormatan terhadap guru harus terus ditanamkan karena keberhasilan pembangunan bangsa tidak lepas dari dedikasi para tenaga pendidik.

Bangun Karakter dan Hilangkan Rasa Minder

Selain peningkatan kualitas akademik, Herman Deru juga menaruh perhatian besar terhadap pembentukan karakter peserta didik.

Ia berharap para siswa memiliki rasa percaya diri, keberanian, dan semangat bersaing agar mampu menghadapi tantangan global.

Menurutnya, generasi muda tidak boleh merasa rendah diri hanya karena berasal dari daerah pelosok.

“Yang paling saya khawatirkan adalah rasa minder pada anak-anak muda. Karakter seperti itu harus dihilangkan. Keberanian harus dibangun dengan ilmu pengetahuan, bukan hanya karena materi,” ungkapnya.

Pemkab Muratara Apresiasi Dukungan Pemprov Sumsel

Wakil Bupati Musi Rawas Utara, Junius Wahyudi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas perhatian yang diberikan terhadap sektor pendidikan di Muratara.

Baca Juga :  Pj Gubernur Agus Fatoni Kuatkan Sinergi Pemprov-Pusri Atasi Inflasi, Stunting dan Kemiskinan Ektrem di Sumsel

Ia optimistis kehadiran SMA Negeri Ketapat Bening akan memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas perhatian yang luar biasa. Kehadiran sekolah ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Muratara untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM,” ujarnya.

Tonggak Baru Pemerataan Pendidikan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, mengatakan peresmian SMA Negeri Ketapat Bening menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mewujudkan visi “Sumsel Maju Terus untuk Semua” melalui pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas.

Ia menegaskan pembangunan sekolah tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Di sisi lain, Rodia menjelaskan pembangunan SMA Negeri Ketapat Bening juga mendapat dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Ia berharap semakin banyak perusahaan yang ikut berpartisipasi mendukung pembangunan sektor pendidikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai daerah.

“Kami berharap semakin banyak perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan sehingga pembangunan sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Selatan dapat terus berjalan,” pungkasnya.

Dengan diresmikannya SMA Negeri Ketapat Bening, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap pemerataan pendidikan semakin nyata dirasakan masyarakat hingga ke pelosok daerah. Sekolah ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan belajar mengajar, tetapi juga melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *