MUBA, viralsumsel.com — Tak menunggu waktu lama setelah resmi dilantik, jajaran Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Musi Banyuasin langsung bergerak cepat. Dipimpin langsung oleh Bupati Muba HM Toha Tohet SH selaku Ketua DMI Muba, pengurus menggelar rapat musyawarah perdana di Ruang Rapat Serasan Sekate, Selasa (13/1/2026).
Rapat awal ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi serta menyusun langkah konkret dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat di Bumi Serasan Sekate.
Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba Ardiansyah SE MM PhD CMA, Kabag Kesra Setda Muba H Opi Palopi, Kepala Kemenag Muba Komarindang SPdI, para kepala OPD, pimpinan forum pondok pesantren, hingga jajaran pengurus DMI Muba.
Dalam arahannya, HM Toha Tohet menekankan bahwa masjid harus ditempatkan sebagai pusat kehidupan umat yang memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Menurutnya, masjid tidak cukup hanya difungsikan sebagai tempat ibadah ritual semata, melainkan juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
“Masjid harus kita makmurkan bersama. Ia bukan hanya tempat salat, tetapi pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan pembinaan umat. Ketika masjid hidup, masyarakat akan semakin religius dan pembangunan daerah pun akan berjalan lebih cepat,” tegas Toha.
Ia menegaskan, DMI Muba akan berperan sebagai motor penggerak agar seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, hingga generasi muda, terlibat aktif dalam memakmurkan masjid di seluruh wilayah Musi Banyuasin.
Sementara itu, Sekretaris DMI Muba H Opi Palopi memaparkan sejumlah program unggulan DMI yang akan menjadi pilar utama penguatan kemasjidan.
Program tersebut meliputi perbaikan akustik dan sound system masjid, pengembangan aplikasi dan media digital masjid, program masjid bersih dan sehat, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, manajemen kemasjidan modern, sertifikasi tanah wakaf, penguatan arsitektur masjid, pendidikan dan dakwah, wisata religi berbasis masjid, hingga rencana pembangunan Gedung DMI Muba.
Lebih lanjut, Opi menegaskan bahwa DMI Muba tidak berhenti pada tataran konsep. Sejumlah langkah konkret telah disiapkan, termasuk mendukung penuh program strategis Bupati Muba terkait hibah untuk 1.000 masjid.
“Insyaallah program hibah masjid akan kita laksanakan secara bertahap. Pada tahun 2026 ini, kita mulai dengan 50 masjid terlebih dahulu. Tujuannya jelas, memakmurkan masjid sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan religius masyarakat Muba,” pungkasnya. (bbs)






