Palembang, viralsumsel.com – Kemenangan dramatis Sumsel United atas PSPS Pekanbaru dengan skor 3-2 pada laga pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (10/1/2026), menjadi salah satu pertandingan paling emosional musim ini.
Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-31 akibat kartu merah yang diterima Rachmad Hidayat, Laskar Juaro justru mampu menunjukkan mental baja dan membalikkan keadaan hingga meraih tiga poin krusial.
Gelandang Sumsel United, Ichsan Kurniawan, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan timnya terletak pada ketenangan, disiplin, serta kepatuhan penuh terhadap instruksi pelatih. Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya hasil dari kerja keras selama 90 menit pertandingan, tetapi juga buah dari proses panjang yang dilalui selama sesi latihan.
Ichsan menuturkan bahwa seluruh pemain sangat bersyukur atas hasil yang diraih. Ia menilai, perjuangan tim pada laga tersebut mencerminkan karakter sejati Sumsel United sebagai tim yang tidak mudah menyerah meski berada dalam tekanan berat.
“Kami sangat bersyukur bisa meraih kemenangan ini. Bukan hanya karena hasilnya, tetapi karena prosesnya. Ini adalah buah dari kerja keras kami selama latihan dan kedisiplinan menjalankan instruksi pelatih di lapangan,” ujar Ichsan.
Ia menjelaskan, sejak awal pertandingan, pelatih Nilmaizar selalu menekankan pentingnya menjaga ketenangan, baik saat unggul maupun ketika tertinggal.
Pesan tersebut menjadi pegangan utama para pemain, terutama ketika Sumsel United harus bermain dengan 10 orang dan sempat berada dalam posisi tertekan.
“Pelatih selalu mengingatkan agar kami tidak panik, tetap percaya diri, dan tidak keluar dari skema permainan. Bahkan saat tertinggal, kami diminta tetap tenang, sabar, dan fokus mencari celah untuk bangkit,” katanya.
Menurut Ichsan, mental bertanding menjadi faktor pembeda dalam laga tersebut. Bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit seharusnya membuat tim tertekan, namun justru Sumsel United tampil lebih solid, disiplin, dan penuh determinasi.
Para pemain mampu menjaga organisasi permainan, memperketat pertahanan, serta memaksimalkan setiap peluang yang didapatkan.
Ia menambahkan bahwa komunikasi antarpemain juga berjalan sangat baik. Setiap pemain saling menguatkan dan memastikan tidak ada yang kehilangan fokus, terutama dalam situasi krusial menjelang akhir pertandingan.
“Kami terus saling mengingatkan di lapangan. Jangan terburu-buru, jangan emosional, dan tetap jalankan rencana permainan. Itu yang membuat kami bisa bertahan dan akhirnya membalikkan keadaan,” ungkapnya.
Ichsan menilai kemenangan ini menjadi bukti bahwa Sumsel United memiliki mental juara dan karakter tim yang kuat. Ia berharap hasil tersebut tidak membuat tim cepat puas, melainkan menjadi motivasi untuk terus memperbaiki performa di pertandingan berikutnya.
“Kemenangan ini penting, tapi perjalanan masih panjang. Kami tidak boleh terlena. Justru ini harus jadi pelecut semangat agar kami lebih konsisten dan lebih fokus di laga-laga selanjutnya,” tegasnya.
Dengan tambahan tiga poin, Sumsel United kini semakin kokoh di papan atas klasemen sementara dan terus menjaga peluang untuk bersaing menuju posisi puncak. Kemenangan atas PSPS Pekanbaru bukan hanya soal angka di klasemen, tetapi juga tentang pembuktian karakter, mentalitas, dan kematangan tim dalam menghadapi tekanan berat.






