Indonesia Bersinar Digaungkan di Lahat, Ini Pesan Tegas Wagub Sumsel

viralsumsel.com, LAHAT – Komitmen memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba kembali ditegaskan melalui Deklarasi Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) yang digelar di Gedung Olahraga Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk melawan ancaman narkoba hingga ke pelosok desa.

Deklarasi tersebut ditandai dengan pembacaan komitmen bersama serta penandatanganan pernyataan anti narkoba oleh para kepala daerah se-Indonesia. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) H. Yandri Susanto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Setyo, Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, tokoh masyarakat, serta pelajar dan mahasiswa Kabupaten Lahat.

Bupati Lahat Bursah Zarnubi dalam sambutannya menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung gerakan nasional pemberantasan narkoba. Menurutnya, kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

Baca Juga :  Wagub Sumsel Cik Ujang Tekankan Nilai Ibadah Sosial dalam Halal Bihalal IKLS

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektoral. Ia mengingatkan bahwa ancaman narkoba kini tidak hanya terjadi di perkotaan, tetapi telah merambah wilayah pedesaan.

Cik Ujang menekankan pentingnya optimalisasi Dana Desa sebagai instrumen strategis dalam upaya pencegahan narkoba. Dana tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penyuluhan, sosialisasi, pembinaan masyarakat, hingga pelaksanaan tes urine sebagai langkah deteksi dini.

“Kita optimistis pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran dapat menciptakan lingkungan yang produktif dan menjauhkan masyarakat dari aktivitas narkoba,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh kepala daerah untuk bersama-sama mendukung BNN dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, termasuk menindak tegas para bandar.

Lebih lanjut, Cik Ujang menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2025 telah menyalurkan bantuan keuangan ke desa-desa, salah satunya dialokasikan untuk program pencegahan narkoba di tingkat pedesaan. Langkah ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya mewujudkan Sumsel Bersinar, bebas dari narkoba.

Baca Juga :  Warga Ucap Syukur, Jembatan Ayek Bayau Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang Diresmikan  Gubernur Herman Deru 

Mendes PDTT H. Yandri Susanto dalam kesempatan tersebut mengingatkan bahwa narkoba kini telah menjadi ancaman nyata bagi desa-desa di Indonesia. Ia menyebut kondisi ini sebagai “lampu kuning” yang harus disikapi secara serius oleh seluruh elemen bangsa.

“Musuh kita saat ini bukan lagi penjajah, tetapi narkoba dan judi online,” tegasnya. Ia mengajak masyarakat menjadikan narkoba sebagai musuh bersama dan melakukan pencegahan sejak dini.

Senada dengan itu, Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Setyo menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius terhadap masa depan generasi bangsa. Menurutnya, tanpa keterlibatan aktif keluarga, sekolah, dan lingkungan, upaya pemberantasan narkoba tidak akan berjalan maksimal.

Deklarasi Indonesia Bersinar diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata dan berkelanjutan demi menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba. (ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *