JAKARTA, viralsumsel.com – Timnas Indonesia mengawali perjalanan di Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif.
Skuad Garuda berhasil mengalahkan Timnas Singapura dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Dua gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny. Berdasarkan catatan FIFA, kemenangan tersebut membuat Indonesia mengoleksi tiga poin dari satu pertandingan dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.
Sementara itu, Singapura berada di peringkat ketiga dengan belum mengumpulkan poin.
Sejak pertandingan dimulai, Indonesia langsung berusaha mengambil kendali permainan. Skuad Garuda tampil agresif dan beberapa kali membangun serangan ke area pertahanan Singapura.
Tekanan yang diberikan Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-12. Berawal dari umpan tarik yang dilepaskan Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen berhasil menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.
Bola yang bersarang di gawang Singapura membuat Indonesia unggul 1-0.
Keunggulan tersebut tidak membuat Indonesia mengendurkan tekanan. Tim asuhan Skuad Garuda terus berusaha mencari gol tambahan dengan memanfaatkan sejumlah peluang dari berbagai sisi.
Dean James sempat mencoba peruntungannya melalui tembakan jarak jauh. Namun, bola hasil tendangannya masih melebar dari sasaran.
Ragnar juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut. Akan tetapi, penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar gawang Singapura.
Menjelang babak pertama berakhir, Indonesia kembali mendapatkan peluang emas. Kali ini giliran Ole Romeny yang melepaskan tembakan ke arah gawang Singapura. Sayangnya, bola masih bergerak tipis di sisi gawang.
Dominasi Indonesia terus terlihat hingga penghujung babak pertama. Namun, tidak ada tambahan gol yang tercipta sehingga kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia.
Memasuki babak kedua, Indonesia kembali mengambil inisiatif menyerang. Skuad Garuda berusaha meningkatkan tekanan untuk memperlebar keunggulan.
Singapura yang tertinggal kemudian mencoba memperbaiki permainan. Mereka mulai memberikan ancaman melalui serangan balik maupun tembakan dari luar kotak penalti.
Salah satu peluang datang melalui Song Ui-young yang melepaskan tendangan jarak jauh. Namun, upayanya masih mampu diamankan kiper Indonesia, Maarten Paes.
Situasi pertandingan kemudian berubah pada menit ke-70. Singapura harus bermain dengan 10 pemain setelah Safuwan Baharudin mendapatkan kartu merah langsung dari wasit karena melakukan pelanggaran terhadap penyerang Indonesia, Mitchell Baker.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Indonesia untuk terus menekan pertahanan lawan.
Tiga menit setelah Singapura kehilangan satu pemain, Indonesia mendapatkan kesempatan melalui titik penalti. Ole Romeny yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Tendangan penalti Romeny tidak mampu ditebak kiper Singapura, Izwan Mahbud. Bola masuk ke gawang dan mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk Indonesia pada menit ke-73.
Unggul dua gol dan bermain dengan jumlah pemain lebih banyak membuat Indonesia semakin leluasa mengontrol pertandingan.
Pada sisa waktu pertandingan, Skuad Garuda tetap berusaha menambah keunggulan. Namun, tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Indonesia akhirnya mengamankan kemenangan 2-0 atas Singapura. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Kevin Diks dan kolega dalam persaingan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. (bbs/ion)












