Jambret Beraksi di Depan Mapolrestabes Palembang, Korban Kritis 

MODUS237 Dilihat

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Kawanan jambret yang satu ini benar benar berani. Betapa tidak mereka nekat melakukan aksi penjambretan di depan kantor polisi.

Terlebih kali ini di depan Mapolrestabes Palembang. Tepatnya di Jalan Gubernur HA Bastari Jakabaring, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang.

Kejadian ini jelas menjadi pekerjaan rumah (PR) petugas Kepolisian, khususnya Polrestabes Palembang. Terlebih korbannya tidak hanya kehilangan barang berharga.

Bahkan nyaris kehilangan nyawa. Kok bisa? Kronologinya begini sang korban bernama Santi Yuliana (19), warga Jalan Pipa, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang.

Kini korban mengalami kritis dan terpaksa menjalani penanganan intensif di RS RK Charitas Palembang, setelah tasnya dijambret dua pelaku di depan Polrestabes Palembang, Selasa (8/6/2020) malam.

Baca Juga :  Razia, Lima Pasangan Mesum Diamankan Dalam Kamar Penginapan di Palembang

Kejadian ini sendiri dilaporkan keluarga korban, Desy Permata Sari (22) ke Mapolrestabes Palembang, hari ini (9/6/2020).

“Kejadiannya saat korban hendak pulang ke rumah, setelah pulang kerja pada Selasa (08/06/2020) pukul 21.30 WIB. Ditengah jalan, dipepet dua pelaku yang langsung menarik tas dukung korban berisi pakaian dan makup.

Spontan korban pun mencoba mempertahankan, namun salah pelaku mendorong korban hingga terjatuh dan pingsan,” jelas Desy, ketika membuat laporan resmi.

Beruntung, di lokasi kejadian banyak warga yang melihat, sehingga korban langsung di rujuk ke rumah sakit terdekat.

“Sekarang korban dirawat di RS RK Charitas. Kini kondisinya kritis dan rencananya besok akan menjalani operasi, karena mengalami luka parah dibagian bawah mata kanan,” tukasnya.

Baca Juga :  Sering Nonton Film Porno, Mahasiwa di Palembang Nekat Remas Dada Remaja Putri saat Joging

Salah satu warga yang menolong korban, Abok (45) mengatakan korban sempat menyebrang dari lokasi motor.

“Memang saya tidak melihat kejadiannya. Namun, saya mendegar suara motor kencang dan bising. Ketika melihat keadaannya, korban sudah terkapar, sedangkan motornya lumayan jauh dari posisi,” jelas Abok.

Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri melalui Kanit II SPK, Ipda Suhari, membenarkan adanya laporan tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang dialami korban.

“Benar, laporannya sudah diterima dan segera ditindak lanjuti Unit Reskrim. Dalam laporannya, pelaku berjumlah dua orang dan masih dalam lidik,” terangnya. (rom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *