
viralsumsel.com, JAKARTA– Mobil listrik belakangan sedang naik daun di kalangan pecinta otomotif. Tak sedikit yang tertarik membelinya di pasar mobil bekas. Namun, membeli mobil listrik gampang-gampang sulit.
Berikut ini ada beberapa tips membeli mobil listrik bekas yang berbeda dengan membeli mobil konvensional.
Kondisi Baterai:
Karena berkaitan dengan listrik, maka komponen pertama yang dilihat adalah baterainya. Pembeli harus melihat kapasitas baterai mobil bekas masih di atas 80 persen.
Pasalnya, baterai adalah jantungnya mobil listrik sehingga wajib diperhatikan. Risiko membeli mobil listrik dengan baterai yang sudah tidak bagus, maka pengeluaran biaya perbaikan semakin besar.
Riwayat Servis
Mobil listrik memiliki sistem kelistrikan dan software yang lebih kompleks dibanding mobil konvensional. Untuk itu, sangat penting melihat catatan. Mobil listrik memiliki garansi 8-10 tahun sehingga bisa menjadi keuntungan jika kondisi mobil belum melewati masa garansi.
Perhatikan Fitur Kelistrikan
Fitur kelistrikan seperti charging port, sistem pendingin udara, hingga dasbor digital juga perlu diperiksa agar tidak ada error yang tersembunyi. Bagaimana cara mengetahui kondisinya? adalah dengan test drive untuk memastikan performa motor listrik, sistem pengereman regeneratif, serta kenyamanan mobil.
Akses Fasilitas SPKLU
Percuma jika memiliki mobil listrik, tetapi akses terhadap fasilitas pengisian daya baik di rumah melalui home charging maupun di stasiun pengisian umum (SPKLU) sulit didapatkan. Oleh karena itu, aspek ini juga penting dipertimbangkan.
Kelebihan mobil listrik adalah hemat energi, biaya, dan bebas ganjil genap. Jadi, masih tertarik beli mobil listrik bekas? (mel)