Kena Serangan Meme, Bahlil Lahadalia Kalem: Saya Sudah Biasa Dihina Sejak Kecil

Foto Ig @bahlillahadalia

viralsumsel.com, JAKARTA – Di tengah riuh dunia maya yang ramai dengan meme soal dirinya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, justru tampil santai. Bukannya tersinggung, Bahlil memilih menanggapinya dengan senyum dan kata maaf.

Kalau ada meme-meme apa, udahlah saya maafkanlah. Nggak apa-apa kok,” ujar Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Organisasi sayap Golkar sebelumnya sempat berencana melaporkan sejumlah akun media sosial yang dianggap menghina Bahlil lewat meme. Namun, Bahlil sendiri menilai langkah itu tak perlu dibesar-besarkan.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah adalah hal wajar, tapi ia berharap tidak berubah menjadi serangan pribadi, apalagi bernada rasis.

Baca Juga :  Menjelang 2026, Bahlil Tegaskan Tambang Harus Untungkan Rakyat dan Lingkungan

Kalau kritis terhadap kebijakan, itu nggak apa-apa. Tapi kalau sudah mengarah ke pribadi, apalagi rasis, itu menurut saya nggak bagus,” ucapnya.

Bahlil mengaku sudah kenyang dengan cibiran sejak kecil. Ia menceritakan masa kecilnya yang sederhana, tumbuh dari keluarga pekerja keras.

Saya sudah biasa dihina sejak kecil. Saya bukan anak pejabat, saya anak kampung. Ibu saya buruh cuci, ayah saya buruh bangunan,” kata Bahlil.

Bahlil pun meminta Sekjen Golkar, Sarmuji, untuk menenangkan kader muda partai yang sempat ingin membawa persoalan itu ke ranah hukum. Ia ingin suasana tetap adem dan tak menambah kegaduhan.

Saya sudah sampaikan ke Sekjen, panggil adik-adik itu. Mereka manusia juga, bisa spontan. Tapi kalau sudah saling minta maaf, ya sudahlah, jangan diperpanjang lagi,” tutur Bahlil.

Baca Juga :  Kucuran Bangubsus Rp12 Miliar dari Herman Deru Tingkatkan Akses Jalan Tugu Kerbau–Perbatasan OKI

Bahlil menutup pernyataannya dengan pesan damai: jangan biarkan politik kehilangan rasa kemanusiaan.

Insyaallah, saya akan minta mereka hentikan. Kalau sudah minta maaf, ya maafkanlah. Nggak usah diperpanjang,” pungkasnya. (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *