SIDOARJO, viralsumsel.com — Kapten tim Deltras FC, Wisal El-Burji, telah mempersiapkan masa depannya dengan matang. Alih-alih menunggu hingga masa pensiun tiba, pemain kelahiran 23 April 1998 ini sudah mulai menapaki dunia bisnis di luar lapangan hijau.
Ia memilih terjun ke sektor jasa, tepatnya membuka usaha potong rambut atau barbershop yang diberi nama WEB Barbershop, diambil dari inisial namanya sendiri.
Keputusan Burji untuk berwirausaha bukanlah pilihan yang mendadak. Sejak musim lalu, mantan pemain Persipasi Bekasi ini telah membuka satu cabang barbershop pertamanya di kawasan Ciro, Sukodono, Sidoarjo.
Namun, setelah mempertimbangkan berbagai hal, termasuk jarak dan permintaan pelanggan, lokasi usaha itu kini dipindahkan ke kawasan yang lebih strategis, yakni di Jalan Diponegoro, Kota Sidoarjo.
“Awalnya coba satu dulu di Ciro. Tapi aksesnya lumayan jauh dan banyak teman serta netizen yang mengusulkan agar dipindah ke kota,” ujar Burji.
Nama WEB bukan sekadar inisial, tetapi juga menjadi identitas usaha yang mencerminkan personal branding sang pemain. Dengan desain yang modern dan pelayanan kekinian, WEB Barbershop menyasar kaum muda dan pecinta gaya rambut yang stylish di Kota Sidoarjo.
Ketertarikan Burji dalam dunia cukur-mencukur ini terinspirasi dari sejumlah rekan seprofesi yang telah lebih dahulu sukses membangun usaha serupa. Ia kemudian mulai menggali informasi dan belajar secara mandiri bagaimana memulai bisnis barbershop dari nol, mulai dari konsep, rekrutmen tukang cukur, hingga pengelolaan keuangan.
Meski saat ini sedang fokus mempersiapkan diri bersama Deltras FC menyambut kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2025/26, Burji tetap memantau jalannya bisnisnya secara intens. Ia mengaku tidak bisa sering hadir langsung ke lokasi, namun ia tetap rutin menerima laporan keuangan dan perkembangan usaha dari tim manajemen barbershop miliknya.
“Memang sekarang jarang ke barbershop karena lagi sibuk persiapan kompetisi. Tapi saya pantau terus, terutama laporan keuangan dan operasionalnya,” ungkapnya.
Melihat antusiasme pelanggan dan perkembangan usaha yang cukup positif, Burji pun mulai merancang ekspansi bisnis. Ia bahkan sudah merencanakan membuka cabang kedua dari barbershop miliknya dalam waktu dekat.
“Insya Allah dalam waktu dekat bisa buka satu lagi. Targetnya bisa ada dua dulu, semoga berkembang terus,” katanya penuh harap.
Di lapangan, Burji juga tak kalah konsisten. Musim lalu, ia merupakan salah satu andalan almarhum Bejo Sugiantoro, pelatih Deltras FC yang wafat beberapa waktu lalu. Dalam gelaran Pegadaian Liga 2 musim 2024/25, Burji tampil dalam 13 pertandingan.
Ia awalnya bermain sebagai gelandang bertahan, namun kemudian digeser ke posisi bek tengah di paruh kedua musim, menandakan fleksibilitas dan kemampuan taktis yang ia miliki.
Dengan karier sepak bola yang masih berjalan dan bisnis yang mulai menanjak, Wisal El-Burji menjadi contoh nyata atlet yang tidak hanya andal di lapangan, tetapi juga visioner dalam menyiapkan kehidupan setelah sepak bola. Di tengah kerasnya persaingan di dunia olahraga, langkah Burji membuka usaha sendiri patut diapresiasi dan dijadikan inspirasi bagi pemain muda lainnya. (Lib)





