BANJARMASIN, viralsumsel.com — Pelatih PS Barito Putera, Hendri Susilo, mulai memprioritaskan pembenahan sektor pertahanan setelah timnya menjalani dua pertandingan awal Pegadaian Championship 2026/27.
Laskar Antasari memang telah mengoleksi satu kemenangan dari dua laga yang dijalani. Namun, jumlah kebobolan yang mencapai lima gol menjadi catatan penting bagi tim pelatih untuk segera dievaluasi.
Barito Putera mengawali kompetisi dengan hasil positif setelah menundukkan Persipura Jayapura dengan skor 3-2 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (12/9/2026).
Sayangnya, kemenangan tersebut tidak berlanjut pada pekan kedua. Barito Putera harus mengakui keunggulan Deltras FC dengan skor 2-3 saat bertanding di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (20/9/2026).
Dari dua pertandingan tersebut, Barito Putera telah mencetak lima gol. Akan tetapi, produktivitas di lini depan belum diimbangi dengan kekuatan pertahanan yang solid, lantaran gawang Laskar Antasari juga sudah kemasukan lima gol.
Situasi tersebut menjadi perhatian Hendri Susilo. Pelatih berpengalaman itu menilai organisasi pertahanan tim masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menghadapi situasi perubahan dari menyerang ke bertahan.
Hendri Susilo Sebut Pertahanan Harus Dimulai dari Lini Depan
Hendri Susilo mengungkapkan, hasil analisis terhadap dua pertandingan awal menunjukkan bahwa persoalan pertahanan menjadi salah satu aspek paling menonjol yang harus segera dibenahi.
Menurutnya, pertahanan dalam sepak bola tidak bisa hanya dibebankan kepada pemain belakang. Seluruh pemain harus terlibat dalam menjaga keseimbangan tim, termasuk para pemain yang berada di lini depan.
Ia menekankan pentingnya permainan kolektif atau compact agar setiap lini mampu saling mendukung ketika menghadapi tekanan lawan.
Hal tersebut disampaikan Hendri setelah memimpin sesi latihan Barito Putera, Rabu (23/9/2026).
Evaluasi yang dilakukan tim pelatih tidak hanya menyasar barisan pertahanan, tetapi juga bagaimana seluruh pemain menjalankan tugas ketika tim kehilangan penguasaan bola.
Dengan pertahanan yang dibangun secara kolektif, Barito Putera diharapkan mampu mengurangi celah yang dapat dimanfaatkan lawan untuk menciptakan peluang dan mencetak gol.
Transisi Bertahan Jadi Fokus Latihan Barito Putera
Memasuki persiapan pertandingan berikutnya, Hendri Susilo memastikan tim pelatih akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memperbaiki sejumlah kekurangan.
Salah satu fokus utama adalah transisi bertahan, yakni proses ketika tim harus segera mengubah pola permainan dari menyerang menjadi bertahan setelah kehilangan bola.
Aspek tersebut dinilai penting agar para pemain dapat segera kembali ke posisi dan membentuk organisasi pertahanan yang lebih terstruktur.
Hendri menegaskan bahwa pembenahan transisi bertahan menjadi prioritas dalam sisa waktu persiapan sebelum Barito Putera kembali menjalani pertandingan kompetisi.
Evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan keseimbangan permainan Laskar Antasari. Sebab, kemampuan mencetak gol perlu diimbangi dengan kedisiplinan menjaga pertahanan agar tim tidak mudah kehilangan keunggulan maupun kebobolan saat menghadapi tekanan lawan.
Barito Putera Bersiap Hadapi Kendal Tornado FC
Barito Putera kini mengalihkan perhatian ke pertandingan pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27. Laskar Antasari dijadwalkan bertandang menghadapi Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9/2026).
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Barito Putera untuk kembali meraih hasil positif sekaligus menguji hasil evaluasi yang dilakukan tim pelatih.
Pembenahan sektor pertahanan, terutama dalam transisi dari menyerang ke bertahan, akan menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam pertandingan mendatang.
Hendri Susilo tentu berharap anak asuhnya mampu tampil lebih disiplin dan solid, sehingga Barito Putera tidak hanya produktif dalam mencetak gol, tetapi juga lebih mampu menjaga pertahanan.
Dengan kompetisi yang masih berada di tahap awal, perbaikan organisasi permainan menjadi pekerjaan penting bagi Laskar Antasari untuk menghadapi persaingan Pegadaian Championship 2026/27. (lib/ion)






