Kendal Tornado FC Kalah Tipis dari PSS Sleman, Stefan Keeltjes Soroti Mentalitas Pemain

KENDAL viralsumsel.com – Kendal Tornado FC harus mengakui keunggulan PSS Sleman setelah kalah tipis 0-1 dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (8/8/2026) malam.

Hasil tersebut ditentukan melalui gol yang tercipta pada penghujung pertandingan. Striker PSS Sleman, Matheus Fornazari, menjadi pencetak gol kemenangan setelah berhasil membobol gawang Kendal Tornado FC pada menit 90+3.

Meski timnya gagal membawa pulang hasil positif, pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, tidak melihat skor akhir sebagai satu-satunya ukuran dalam pertandingan tersebut.

Pelatih asal Surabaya itu justru memberikan apresiasi terhadap mentalitas yang diperlihatkan anak asuhnya sepanjang pertandingan. Menurut Stefan, para pemain mampu menunjukkan semangat pantang menyerah dan terus berusaha memberikan perlawanan hingga menit-menit akhir.

Stefan menilai karakter tersebut merupakan modal penting yang harus terus dipertahankan Kendal Tornado FC sebelum memasuki kompetisi resmi.

“Yang saya lihat adalah mental untuk tidak mudah menyerah. Para pemain bekerja keras dan saling memberikan dukungan selama pertandingan. Itu yang ingin kami bangun dalam tim,” ujar Stefan.

Baca Juga :  Persela Lamongan Gagal Pertahankan Tren Positif Usai Takluk dari Kendal Tornado FC

Menurutnya, karakter bertanding seperti itu tidak boleh hanya muncul dalam satu pertandingan. Sikap saling membantu dan keinginan untuk berjuang sampai akhir harus menjadi bagian dari identitas Kendal Tornado FC ketika menjalani kompetisi nantinya.

“Karakter seperti ini yang harus terus dipahami pemain dan dipertahankan setiap kali mereka bermain,” tambahnya.

Pertandingan melawan PSS Sleman juga dimanfaatkan tim pelatih untuk memberikan kesempatan bermain kepada sebagian besar pemain yang dibawa dalam agenda uji coba tersebut.

Sejumlah pemain yang baru bergabung juga mendapatkan menit bermain. Mereka di antaranya Rifal Lastori, Fredyan Wahyu, Ahmad Birrul Walidain, Andre Oktaviansyah, serta Rizky Dwi Pangestu.

Kesempatan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi yang dilakukan tim pelatih setelah Kendal Tornado FC menjalani sekitar empat pekan persiapan.

Stefan ingin melihat sejauh mana perkembangan para pemain, termasuk kemampuan pemain baru dalam beradaptasi dengan sistem permainan dan karakter tim.

Menurutnya, pertandingan uji coba memiliki fungsi penting karena tim pelatih dapat melihat langsung kondisi pemain ketika menghadapi lawan dalam situasi pertandingan.

Baca Juga :  Dipimpin Jaya Hartono, Persiraja Mulai Persiapan Musim Baru, Latihan Perdana Digelar 1 Agustus 2026

Bukan hanya hasil akhir yang menjadi perhatian, tetapi juga bagaimana pemain menjalankan instruksi, bekerja sama, menjaga konsentrasi, serta merespons tekanan selama pertandingan berlangsung.

“Kami ingin para pemain terus mengalami proses dan perkembangan di setiap latihan maupun pertandingan uji coba. Targetnya ketika kompetisi resmi dimulai, mereka benar-benar berada dalam kondisi siap,” tegas Stefan.

Kekalahan tipis dari PSS Sleman pun menjadi bagian dari proses tersebut. Kendal Tornado FC masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek permainan sebelum kompetisi dimulai.

Tim pelatih diharapkan dapat memanfaatkan sisa masa persiapan untuk memperbaiki kekurangan yang terlihat dalam pertandingan sekaligus mempertahankan hal-hal positif yang sudah ditunjukkan pemain.

Dengan semakin banyaknya pemain yang mendapatkan menit bermain, Stefan juga memiliki gambaran lebih lengkap mengenai kesiapan skuad yang dimilikinya.

Hasil uji coba menghadapi PSS Sleman menjadi pengalaman tambahan bagi Kendal Tornado FC dalam membangun tim. Semangat bertanding dan mental pantang menyerah yang ditunjukkan pemain menjadi modal penting untuk melanjutkan persiapan menuju kompetisi resmi. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *