Mali Tahan Imbang Komoro, Lolos ke 16 Besar Piala Afrika 2025 sebagai Runner-up Grup A

Casablanca, viralsumsel.com Tim Nasional Mali memastikan diri lolos ke babak 16 Besar Piala Afrika 2025 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Komoro pada laga ketiga sekaligus laga pamungkas Grup A.

Pertandingan yang digelar di Stade Mohamed V, Casablanca, Selasa (30/12/2025) dini hari WIB itu berakhir dengan skor 0-0.

Hasil ini membuat Mali mengakhiri fase grup di posisi runner-up Grup A dengan raihan tiga poin, mendampingi Maroko yang keluar sebagai juara grup. Sementara Komoro harus puas berada di peringkat ketiga dan gagal melangkah ke fase gugur.

Sejak menit awal, Mali tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik. Tim berjuluk Les Aigles tersebut mencoba membongkar pertahanan Komoro melalui kombinasi operan pendek dan pergerakan cepat dari lini tengah. Namun, rapatnya barisan belakang Komoro membuat Mali kesulitan menciptakan peluang bersih.

Baca Juga :  Lazio Tumbangkan AC Milan 1-0 di Olimpico, Gol Isaksen Guncang Persaingan Papan Atas Serie A

Pada babak pertama, beberapa peluang Mali sempat mengancam gawang Komoro, termasuk melalui tembakan jarak menengah Yves Bissouma dan Dorgeles Nene.

Sayangnya, seluruh peluang tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Komoro, Yannick Pandor, yang tampil solid sepanjang pertandingan.

Memasuki babak kedua, Komoro mulai berani keluar menyerang dan sesekali merepotkan lini pertahanan Mali lewat serangan balik cepat. Peluang terbaik Komoro datang dari tendangan bebas Youssouf M’Changama, namun bola masih melebar dari sasaran.

Drama terjadi menjelang laga usai. Pada menit ke-88, gelandang Mali Amadou Haidara diganjar kartu merah langsung usai melakukan tekel keras. Wasit Mahamat A. asal Chad mengambil keputusan tersebut setelah meninjau ulang kejadian melalui VAR.

Baca Juga :  Senegal Bangkit Dramatis, Tekuk Sudan 3-1 dan Melaju ke Perempatfinal Piala Afrika 2025

Meski harus bermain dengan sepuluh pemain di sisa waktu pertandingan, Mali mampu menjaga keseimbangan permainan hingga peluit panjang dibunyikan.

Berdasarkan catatan statistik, Mali unggul dalam hampir semua aspek, termasuk penguasaan bola 68 persen, jumlah tembakan 13 kali, serta akurasi operan mencapai 88 persen.

Tambahan satu poin dari laga ini memastikan Mali melangkah ke fase gugur dan akan menghadapi tantangan lebih berat di babak 16 Besar.

Sementara itu, Komoro harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Afrika 2025 meski tampil disiplin dan penuh semangat hingga pertandingan terakhir. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *