Milos Joksic Bangun Garudayaksa FC dengan Filosofi Disiplin, Targetkan Tim Solid dan Kompetitif Musim 2026/27

JAKARTA, VIRALSUMSEL.COM – Pelatih anyar Garudayaksa FC, Milos Joksic, mulai menanamkan identitas permainan yang akan menjadi ciri khas tim pada kompetisi musim 2026/27. Pelatih asal Serbia itu menegaskan bahwa kedisiplinan akan menjadi fondasi utama dalam membangun skuad yang mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Bagi pemegang lisensi UEFA Pro tersebut, keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu pemain, tetapi juga oleh kemampuan seluruh anggota tim dalam menjalankan tugas secara disiplin dan kolektif di setiap fase permainan.

Joksic menilai disiplin bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi pemain, melainkan filosofi sepak bola yang menjadi dasar dalam setiap program latihan maupun strategi yang diterapkannya.

“Kedisiplinan merupakan bagian paling mendasar dari cara saya membangun sebuah tim. Tanpa hal itu, akan sulit menciptakan organisasi permainan yang kuat dan konsisten,” ujar Joksic.

Pelatih berpengalaman itu mengungkapkan bahwa filosofi kepelatihannya banyak dipengaruhi oleh pengalaman saat mempelajari metode kerja mantan pelatih Borussia Dortmund dan Liverpool, Jurgen Klopp. Dari pengalaman tersebut, ia memahami pentingnya keseimbangan antara menyerang dan bertahan dalam membentuk tim yang kompetitif.

Baca Juga :  Ahmad Zulkifli Kembalikan Empat Pilar Sriwijaya FC ke Posisi Ideal Jelang Laga Perdana

Menurut Joksic, tim ideal harus mampu menguasai jalannya pertandingan, produktif dalam mencetak gol, namun tetap memiliki organisasi pertahanan yang kokoh sehingga mampu meminimalkan kebobolan.

“Saya ingin tim bermain dengan penguasaan bola yang baik, menciptakan banyak peluang, dan menghasilkan banyak gol. Namun, pada saat yang sama, saya juga ingin tim memiliki pertahanan yang solid dan mencatat banyak clean sheet. Untuk mewujudkan itu, seluruh pemain harus bekerja bersama dan bereaksi dengan cara yang sama di setiap area lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerja sama antarpemain menjadi faktor yang tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan sebuah tim. Semangat kolektif, komunikasi, dan kesamaan visi dinilai sebagai modal penting dalam menghadapi ketatnya kompetisi musim 2026/27.

Menangani Garudayaksa FC yang masih tergolong sebagai klub baru di kompetisi nasional justru menjadi tantangan yang memotivasinya. Joksic optimistis pengalaman yang dimilikinya selama berkarier, termasuk ketika menangani klub di Thailand, dapat menjadi bekal untuk membangun tim yang kompetitif.

Baca Juga :  Shin Tae-yong Akui Persija Baru Siap 70 Persen Jelang Duel Kontra Persebaya di Piala Presiden Elite 2026

Ia menekankan bahwa seluruh pemain harus memiliki pemahaman yang sama terhadap filosofi permainan yang diterapkan agar setiap strategi di lapangan dapat berjalan secara efektif.

“Yang saya harapkan adalah seluruh pemain percaya terhadap proses yang kami jalankan. Ketika semua memiliki cara berpikir yang sama, setiap instruksi akan lebih mudah dipahami dan diterapkan. Kesamaan visi menjadi salah satu kunci membangun tim yang kuat,” ungkap pelatih asal Serbia tersebut.

Menutup pernyataannya, Joksic kembali menegaskan pentingnya rasa kebersamaan sebagai budaya yang ingin dibangun di Garudayaksa FC. Menurutnya, solidaritas dan kekompakan menjadi fondasi untuk meraih target yang telah ditetapkan klub.

“Garudayaksa adalah satu tim dan satu keluarga. Dengan semangat itu, saya yakin kami bisa berkembang dan mencapai tujuan bersama,” tutupnya. (lib/ion)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *