VIRALSUMSEL.COM, SEKAYU – Muba Babel United juga kecewa Liga 2 2020 dihentikan dampak dari tak dapat izin dari pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan Manajer Tim Muba Babel United, Achmad Haris kepada awak media, Rabu (30/9/2020) siang.
Menurut Haris ,sapaan Achmad Haris, pihaknya menyayangkan terjadinya penundaan Liga 2. Apalagi ini merupakan untuk kedua kalinya. Achmad Haris mengaku kaget. Karena awalnya tim Liga 2 diberikan sinyal kompetisi akan berjalan, 17 Oktober 2020 namun tiba-tiba dibatalkan. Bahkan untuk Liga 1 2020 penundaan kompetisi dilakukan dua hari lagi atau H-2 jelang kick off.
“Soal kecewa pasti kami kecewa. Karena kami sudah masuk ke fase persiapan akhir. Performa kami sudah mulai meningkat, bahkan sudah berencana berangkat ke Lampung lebih cepat 10 hari sebelum kick off untuk beradaptasi,” kata Manajer Muba Babel United.
Lebih lanjut Achmad Haris menambahkan manajemen Laskar Ranggonang –julukan Muba Babel United- tak hanya tinggal diam. Pihaknya akan berkomunikasi lebih intensif dan mengejar koordinasi dengan pihak PT Liga Indonesia Baru untuk memastikan waktu digelarnya Liga 2 sudah fix.
Sebab, jika ditunda satu bulan, agar ditentukan tanggal berapa dalam satu bulan tersebut untuk dimulai lagi. Karena ini menyangkut program tim, bahkan usai mendengar penundaan ini MBU membatalkan uji coba dengan tim Liga 2 lainnya As Abadi Tiga Naga yang sudah berada di Sekayu dari Pekanbaru. Uji coba Muba Babel United versus As Abadi Tiga Naga sejatinya dilaksanakan, Selasa (29/9/2020) sore.
“Harapan kami, tolong diperhatikan suara kami ini, karena kami sendiiri dari Muba Babel United selalu mengikuti protokol kesehatan. Bahkan dua pekan lalu mengadakan rapid test untuk pemain, pelatih, ofisial, dan akan diadakan terus sesuai instruksi pemerintah. Kami sudah menjaga pemain, semua memakai masker, makan berjarak, dan tindakan protokol kesehatan lainnya,” ucap Staf Khusus Bupati Muba Bidang Pemuda dan Olahraga.
Ia mengaku, penundaan ini sudah pasti memberikan dampak kerugian bagi timnya, baik secara psikologis pemain juga finansial tim. “Kami juga akan berkoordinasi dengan tim-tim Liga 2 lainnya untuk membicarakan langkah yang harus dilakukan,” pungkas dia. (ion)