JAKARTA, viralsumsel.com – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memprediksi Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Prediksi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam acara Silaturahmi Ramadan 1447 H bersama media yang digelar pada Senin (16/3/2026).
Dalam keterangannya, Haedar menjelaskan bahwa penetapan awal bulan Hijriah oleh Muhammadiyah mengacu pada metode hisab yang telah lama digunakan secara konsisten.
Selain itu, Muhammadiyah juga mulai mengembangkan pendekatan melalui sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Menurutnya, KHGT merupakan konsep penanggalan Islam yang dirancang untuk menciptakan keseragaman dalam penentuan awal bulan Hijriah di seluruh dunia.
Dengan sistem ini, seluruh wilayah di bumi dipandang sebagai satu kesatuan global tanpa terikat oleh batas geografis negara.
“Melalui Kalender Hijriah Global Tunggal, diharapkan tidak ada lagi perbedaan penetapan awal bulan di berbagai negara, sehingga umat Islam dapat merayakan hari besar secara serentak,” ujar Haedar.
Ia menambahkan, konsep ini mengedepankan prinsip kesatuan waktu dan posisi astronomi bulan yang berlaku secara universal.
Dengan demikian, awal bulan Hijriah tidak lagi bergantung pada hasil rukyatul hilal di masing-masing wilayah, melainkan berdasarkan perhitungan global yang telah disepakati.
Meski demikian, penerapan KHGT masih menjadi bagian dari proses kajian dan sosialisasi di kalangan umat Islam dunia.
Hal ini mengingat adanya perbedaan metode yang selama ini digunakan oleh berbagai organisasi, termasuk pendekatan rukyat dan kriteria imkanur rukyah.
Dengan adanya perbedaan metode tersebut, potensi perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia tetap terbuka.
Namun, para tokoh agama mengimbau agar perbedaan ini disikapi dengan bijak dan penuh toleransi.
Umat Islam di Indonesia pun diharapkan tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat sebagai acuan nasional dalam menetapkan awal Syawal 1447 Hijriah. (bbs)








