Noussair Mazraoui: Maroko Tak Pernah Kehilangan Keyakinan Saat Singkirkan Belanda di Piala Dunia 2026

VIRALSUMSEL.COM – Maroko kembali menunjukkan mentalitas luar biasa di panggung Piala Dunia FIFA 2026.

Saat banyak pihak mengira langkah Singa Atlas akan terhenti di babak 32 besar setelah tertinggal dari Belanda, tim asal Afrika Utara itu justru membuktikan bahwa semangat juang dan keyakinan dapat mengubah jalannya pertandingan.

Keberhasilan Maroko menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti menjadi salah satu kejutan terbesar di fase gugur Piala Dunia 2026. Bek andalan Maroko, Noussair Mazraoui, mengungkapkan bahwa timnya tidak pernah kehilangan kepercayaan diri, bahkan ketika berada dalam posisi tertinggal.

Belanda sempat berada di atas angin setelah Cody Gakpo mencetak gol pembuka pada menit ke-72. Gol tersebut membuat Oranje tampak semakin dekat untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Namun seperti yang pernah mereka tunjukkan pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Maroko kembali memperlihatkan karakter kuat sebagai tim yang tidak mudah menyerah.

Tetap Tenang di Tengah Tekanan

Mazraoui menegaskan bahwa ketenangan menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya membalikkan keadaan.

Menurut pemain yang kini memperkuat klub raksasa Inggris, Manchester United, skuad Maroko tidak pernah panik meskipun waktu pertandingan semakin menipis.

“Kami tetap tenang sepanjang pertandingan, termasuk pada menit-menit akhir. Tidak ada kepanikan di dalam tim, bahkan ketika Belanda mulai bermain lebih defensif,” ungkap Mazraoui kepada FIFA.

Ia menjelaskan bahwa kesabaran tim akhirnya membuahkan hasil ketika umpan matang dari Chemsdine Talbi berhasil dimanfaatkan oleh Issa Diop menjadi gol penyama kedudukan yang menghidupkan kembali harapan Maroko.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuat kepercayaan diri para pemain Singa Atlas meningkat menjelang babak adu penalti.

Baca Juga :  Profil Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Abadi yang Siap Kembali Mengguncang Dunia

Kembali Menaklukkan Tim Elite Dunia

Perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026 kembali memperlihatkan bahwa pencapaian mereka di Qatar 2022 bukanlah kebetulan.

Empat tahun lalu, Maroko mencatat sejarah dengan menjadi tim Afrika pertama yang berhasil mencapai babak semifinal Piala Dunia setelah menyingkirkan sejumlah kekuatan besar sepak bola dunia.

Pada edisi kali ini, tantangan yang dihadapi tidak kalah berat.

Di fase grup, Maroko harus berhadapan dengan Brasil, salah satu kandidat kuat juara dunia. Setelah berhasil lolos, mereka kembali dipertemukan dengan Belanda pada fase gugur.

Mazraoui mengakui bahwa Belanda merupakan salah satu lawan paling sulit yang bisa dihadapi sebuah tim di level internasional.

“Belanda adalah tim yang sangat kuat. Mereka termasuk salah satu tim terbaik di dunia dan selalu masuk dalam daftar kandidat juara. Karena itu, kemenangan ini menunjukkan betapa besar kerja keras yang telah dilakukan seluruh tim,” ujarnya.

Dominasi Maroko di Babak Kedua

Meski sempat tertinggal, Maroko tampil lebih dominan pada paruh kedua pertandingan.

Tim asuhan Walid Regragui mampu mengontrol penguasaan bola dan memaksa Belanda lebih banyak bertahan.

Mazraoui menilai pendekatan tersebut juga merupakan bagian dari strategi yang diterapkan Belanda.

Menurutnya, Oranje sengaja memberikan ruang penguasaan bola kepada Maroko sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik cepat.

Strategi tersebut sempat berjalan efektif saat Belanda mencetak gol melalui skema transisi cepat.

“Gol mereka berasal dari serangan balik sederhana yang dieksekusi dengan baik. Tetapi kami tetap percaya dan mampu menyamakan kedudukan sebelum pertandingan berlanjut ke adu penalti,” katanya.

Bounou dan Saibari Jadi Pahlawan

Dalam babak adu penalti, Maroko kembali menunjukkan mentalitas kuat.

Baca Juga :  Gol Luis Romo Antar Meksiko Jadi Tim Pertama Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026

Kiper andalan Yassine Bounou tampil sebagai penyelamat setelah menggagalkan eksekusi penalti penting dari pemain Belanda.

Setelah itu, giliran Ismael Saibari yang menjadi pahlawan dengan sukses menjalankan tugas sebagai algojo penentu kemenangan.

Saibari mengaku sangat bahagia dapat membantu negaranya melaju ke babak berikutnya.

“Perasaannya luar biasa. Namun yang paling penting adalah kami berhasil lolos ke fase selanjutnya. Terima kasih kepada seluruh pendukung yang selalu memberikan dukungan kepada kami,” ujarnya.

Fokus Hadapi Kanada di Babak 16 Besar

Keberhasilan menyingkirkan Belanda membuat Maroko semakin percaya diri menghadapi tantangan berikutnya.

Pada babak 16 besar, Singa Atlas dijadwalkan menghadapi tuan rumah bersama, Kanada, dalam pertandingan yang akan berlangsung di Houston Stadium, Amerika Serikat.

Meski optimistis, Mazraoui menegaskan bahwa timnya tetap menghormati kekuatan lawan.

Menurutnya, Kanada merupakan salah satu tim yang tampil impresif sepanjang turnamen dan memiliki banyak pemain berkualitas.

“Kanada sedang berada dalam performa yang sangat baik. Mereka memiliki organisasi permainan yang bagus dan sejumlah pemain berkualitas. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi kami,” katanya.

Meski demikian, Maroko bertekad melanjutkan kisah indah mereka di Piala Dunia 2026.

“Kami berada di jalur yang tepat sebagai tim nasional maupun federasi. Tetapi kami akan tetap rendah hati dan fokus menghadapi setiap pertandingan satu per satu,” tutup Mazraoui.

Kemenangan atas Belanda semakin menegaskan bahwa Maroko kini bukan lagi sekadar kuda hitam. Singa Atlas telah menjelma menjadi salah satu kekuatan baru yang siap menantang siapa pun di panggung sepak bola dunia. (fifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *